6 Tahun Pascatsunami, Infrastruktur dan Perekonomian di Sulteng Mulai Pulih

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kondisi infrastruktur hingga perekonomian di Sulawesi Tengah sudah pulih usai diterjang bencana tsunami pada 2018 lalu.
"Alhamdulillah, kerja keras dari berbagai pihak hari ini dapat dikatakan fasilitas publik seperti jalan, jembatan, dan fasilitas publik seperti pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas sosial, dan ekonomi kita lihat sudah pulih kembali," kata Jokowi di Kota Palu, dikutip Antara, Selasa (26/3/2024).
Diketahui, gempa bumi dan tsunami di wilayah itu merenggut 4.340 korban jiwa, 175.000 orang mengungsi, dan 68.000 rumah tinggal rusak dengan taksiran nominal kerugian materi berkisar Rp15 triliun lebih.
Baca Juga: Gempa Bumi M5,4 Guncang Tojo Una-Una Sulawesi Tengah, Tidak Berpotensi Tsunami
Menyikapi situasi tersebut, Presiden Jokowi telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2022 tentang Penuntasan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Provinsi Sulawesi Tengah yang akan berakhir di Desember 2024.
Kepala Negara hari ini meresmikan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan gedung layanan kesehatan, fasilitas pendidikan, dan hunian serta infrastruktur permukiman pascabencana di wilayah setempat.
Rekonstruksi layanan kesehatan berupa Gedung Anutapura Medical Center RSUD Anutapura senilai Rp244 miliar, rekonstruksi Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Rp139 miliar, dan pembangunan hunian tetap serta infrastruktur permukiman pascabencana senilai Rp1 triliun lebih.
Dia berharap, infrastruktur yang sudah dibangun pascabencana bisa dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sehingga, aktivitas masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi bisa pulih kembali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









