Andi Arief: Tanpa Kejelasan Kasus Formula E dan KTP-el, Debat di KPK Tak Relevan

AKURAT.CO Ketua Bappilu Demokrat, Andi Arief mengeritisi gelaran Paku Integritas, di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024) malam. Andi menilai kehadiran ketiga paslon capres-cawapres tidak relevan lantaran kasus Formula E dan KTP el, belum pasti perkembangannya.
Ketiga paslon hadir untuk memaparkan visi-misi dan komitmen dalam pemberantasan korupsi. KPK menegaskan, kehadiran ketiga paslon bukan untuk berdebat program antikorupsi.
“Aneh, seharusnya KPK umumkan dulu status kasus Formula A, E KTP dll sudah SP3 atau belum. Kalau kasus-kasus itu sudah SP3 maka debat di KPK menjadi relevan,” cuit Andi Arief, melalui akun X.
Baca Juga: Sambangi KPK, Tiga Pasang Capres Tunjukkan Komitmen Soal Pemberantasan Korupsi
Andi menilai, lebih baik publik disuguhkan debat antara para pimpinan KPK terkait mandeknya penanganan perkara korupsi. Bukan sebaliknya, menghadirkan ketiga paslon untuk seremonial terhadap agenda pemberantasan korupsi.
“Harusnya, pimpinan KPK yang berdebat disaksikan rakyat soal penanganan kasus-kasus yang membelenggu capres/cawapres. Bukan capres cawapres diundang debat di KPK,” cuitnya lagi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







