Bawaslu Proses Kasus Netralitas Pj Gubernur NTB

AKURAT.CO Bawaslu memproses kasus netralitas Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi yang dituding memihak salah satu kandidat capres-cawapres. Ketua Bawaslu Rahmat Bagja memastikan laporan dari masyarakat terkait kasus tersebut sudah diterima dan bakal diproses.
Menurut Bagja, ada sejumlah laporan yang juga diteruskan ke KASN pada bulan lalu. Sisanya masih ditelaah Bawaslu.
"Ada yang diteruskan ke komisi aparatur sipil negara (KASN) sebulan lalu. Pj dari Lombok NTB kalau tidak salah," kata Bagja kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Baca Juga: Tak Hadiri Sidang Bawaslu, Komitmen KPU Gelar Pemilu 2024 Dipertanyakan
Isu netralitas Pj Gubernur NTB, muncul ketika Gita menghadiri acara PDIP pada 10 September 2023 di Lombok Tengah. Gita juga bertemu sejumlah elite partai banteng dalam acara itu.
Bagja tidak menuturkan bentuk ketidaknetralan Pj Gubernur NTB yang dilaporkan ke Bawaslu. Dirinya menegaskan, ASN harus netral dalam Pemilu 2024.
"Jangan mendukung siapa-siapa begitu, nanti jadi masalah kalau mendukung," ucap Bagja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








