Akurat

PTPN IV PalmCo Hadirkan Trauma Healing bagi Anak-anak Pengungsi Aceh Tamiang

Yosi Winosa | 17 Desember 2025, 11:15 WIB
PTPN IV PalmCo Hadirkan Trauma Healing bagi Anak-anak Pengungsi Aceh Tamiang

AKURAT.CO Banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang meninggalkan dampak mendalam bagi warga, khususnya anak-anak yang harus bertahan selama berhari-hari di pengungsian. 

Di tengah situasi tersebut, PTPN IV PalmCo turun tangan menghadirkan program trauma healing sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikososial anak-anak terdampak bencana.
 
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Afdeling I Kebun Pulau Tiga, yang saat ini menjadi lokasi pengungsian bagi 874 jiwa, terdiri atas 679 orang dewasa dan 195 anak-anak. 
 
Area ini difungsikan tidak hanya sebagai tempat berlindung sementara, tetapi juga sebagai pusat aktivitas kemanusiaan dan pemulihan pascabencana.
 
Melalui program trauma healing, PalmCo menciptakan ruang aman dan hangat bagi anak-anak untuk kembali merasakan kebahagiaan. Berbagai kegiatan digelar, mulai dari sharing dan reflective circle, healing dance, permainan interaktif, hingga aktivitas mewarnai. 
 
 
Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak menyalurkan emosi dan mengurangi rasa takut akibat bencana yang dialami.
 
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, mengatakan kehadiran perusahaan di lokasi pengungsian berlandaskan nilai kemanusiaan. 
 
Menurut dia, anak-anak menjadi kelompok paling rentan dalam situasi bencana sehingga membutuhkan perhatian khusus. 
 
“PalmCo hadir untuk memastikan masyarakat, terutama anak-anak, tetap merasa aman, diperhatikan, dan memiliki harapan,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (16/12/2025). 
 
Senada dengan itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PTPN IV PalmCo, Hilda Savitri, menegaskan bahwa pemulihan psikososial merupakan bagian penting dari proses bangkit pascabencana. 
 
Dirinya menilai keceriaan anak-anak menjadi indikator awal bahwa proses pemulihan berjalan ke arah yang positif. “Ketika anak-anak sudah bisa tertawa dan bermain, itu tanda bahwa trauma perlahan mulai terurai,” kata Hilda.
 
Program pendampingan ini mendapat sambutan positif dari para orang tua pengungsi. Ratna Sari, salah satu warga terdampak, mengaku terharu melihat perubahan pada anak-anak setelah mengikuti kegiatan trauma healing. 
 
Hilda juga menyebut anak-anak kembali ceria setelah berhari-hari berada dalam kondisi sulit akibat banjir. “Melihat mereka bisa bermain lagi membuat kami sebagai orang tua merasa lebih lega,” tuturnya.
 
Keceriaan serupa juga terlihat dari anak-anak peserta kegiatan. Nazla, salah seorang anak pengungsi, mengungkapkan rasa senangnya bisa kembali bermain bersama teman-teman. “Sekarang bisa main lagi, ada mainan dan snack. Kakak-kakaknya juga baik,” ujarnya polos.
 
Selain pendampingan psikososial, PalmCo turut menghadirkan layanan kesehatan bagi para pengungsi. Tim medis diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan, serta penanganan lanjutan bagi warga yang membutuhkan, baik anak-anak maupun orang dewasa.
 
Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PT SPMN, dr. Mahayeni Tarigan, menjelaskan bahwa layanan kesehatan dilakukan secara menyeluruh guna mencegah risiko penyakit selama masa pengungsian. 
 
“Kami memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga dengan pemeriksaan rutin dan penanganan medis yang diperlukan,” jelasnya.
 
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Hilda Savitri juga meninjau wilayah Seumantoh untuk melakukan pendampingan bagi karyawan PKS Tanjung Seumantoh dan masyarakat sekitar yang terdampak banjir. 
 
Bantuan yang disalurkan meliputi layanan kesehatan, obat-obatan, alat tulis sekolah, sandang, mainan, serta makanan ringan bagi anak-anak.
 
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K Santosa, kembali menegaskan komitmen perusahaan untuk tidak hanya hadir secara sementara. 
 
Menurut Jatmiko, PalmCo akan terus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan benar-benar tercapai. “Kami berkomitmen untuk terus bersama masyarakat terdampak sampai mereka benar-benar bangkit,” katanya.
 
Melalui program trauma healing dan pendampingan terpadu tersebut, PTPN IV PalmCo berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan pemulihan Aceh Tamiang. 
 
Di tengah duka akibat bencana, tawa dan senyum anak-anak menjadi simbol harapan bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menumbuhkan optimisme untuk masa depan yang lebih baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa