LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Mulai Diuji Coba, Waktu Tempuh Capai 28 Menit

AKURAT.CO PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro melalui anak usahanya, PT LRT Jakarta, mulai menggelar uji coba operasional dan layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada Kamis (10/9/2026).
Uji coba ini menjadi tahap awal menuju pembukaan layanan LRT Jakarta secara penuh untuk masyarakat dengan menguji perjalanan, kesiapan personel, sistem, hingga fasilitas pendukung.
Dalam uji coba perdana ini, LRT Jakarta menjalankan dua perjalanan pulang-pergi. Perjalanan pertama dimulai pukul 14.55 WIB dengan rute Stasiun Kelapa Gading-Stasiun Manggarai dan kembali ke Kelapa Gading.
Baca Juga: Uji Coba LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Dimulai, Warga Bisa Jajal Rute Baru
Selama uji coba, kereta melaju dengan kecepatan maksimum 40 kilometer per jam dan kapasitas maksimal 100 penumpang. Waktu tempuh Kelapa Gading-Manggarai ditargetkan sekitar 28 menit.
Rute LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang lintasan sekitar 12,2 kilometer dengan 11 stasiun meliputi Stasiun Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, hingga Manggarai.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, mengatakan bahwa uji coba tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengalaman kepada calon pengguna, tetapi juga memastikan kesiapan layanan dari berbagai aspek.
"Uji coba ini tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat, tetapi juga memastikan kesiapan layanan secara menyeluruh, baik dari sisi sumber daya manusia (people), proses pelayanan (process), maupun sarana dan fasilitas pendukung (facility)," ujar Iwan.
Pelaksanaan uji coba dilakukan secara bertahap dan terukur melalui evaluasi berkelanjutan. Evaluasi mencakup perjalanan kereta, peningkatan kapasitas layanan, hingga optimalisasi waktu tunggu.
Baca Juga: ADHI Buka Suara Soal Suntikan Dana Danantara di Proyek LRT City
Jakpro juga memantau kesiapan sistem, sarana, dan personel sebelum LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memasuki operasional penuh. Di sisi fasilitas, penyempurnaan masih dilakukan pada sejumlah area, termasuk akses menuju stasiun, kebersihan area stasiun dan jalur bawah, serta detail arsitektur stasiun.
Menurut Iwan, penyempurnaan tersebut diperlukan untuk memastikan fasilitas LRT Jakarta mampu menunjang perjalanan yang aman, nyaman, dan inklusif.
"Pada saat yang sama, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun awareness dan engagement masyarakat terhadap manfaat konektivitas transportasi publik yang semakin terintegrasi di Jakarta," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






