Kunjungi Korban Kecelakaan Mobil MBG, Golkar Jakarta Serahkan Santunan

AKURAT.CO — DPD Partai Golkar DKI Jakarta memberikan bantuan uang tunai kepada korban insiden kecelakaan mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dirawat di RSUD Cilincing dan RSUD Koja.
Insiden tragis yang terjadi di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, sekitar pukul 07.39 WIB Kamis (11/12/2025) itu menyebabkan belasan siswa dan guru mengalami luka berat dan ringan.
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta, Ahmed Zaki Iskandar, segera menginstruksikan anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Utara untuk turun tangan membantu korban dan keluarga.
Anggota DPRD Fraksi Golkar, Dimaz Raditya, menyambangi korban yang mengalami luka berat dan tengah dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja yang berjumlah 5 orang, pada Jumat (12/12/2025).
Baca Juga: Viral! Detik-detik Mobil MBG Tabrak Siswa SDN Kalibaru 01 Cilincing Jakut
Dimaz menyerahkan santunan uang tunai dari Partai Golkar DKI Jakarta kepada masing-masing keluarga korban.
Bantuan tunai ini diberikan sebagai bentuk empati dari Partai Golkar untuk meringankan beban non-medis keluarga, mengingat biaya pengobatan seluruh korban telah ditanggung penuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
"Saya berharap proses pemulihan korban berjalan cepat dan optimal. Mereka cepat bisa beraktivitas seperti biasanya," kata Dimaz.
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Ramly HI Muhammad, mengunjungi para korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilincing. Ramly juga menyerahkan santunan dari Partai Golkar DKI Jakarta kepada masing-masing keluarga korban yang berjumlah 15 orang.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga. Doa kami, semoga ananda (siswa) yang menjadi korban cepat pulih dan bisa kembali beraktivitas belajar seperti biasanya," ujar Ramly.
Golkar DKI Jakarta menekankan komitmennya untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan siswa tetap menjadi prioritas.
Sekaligus mendesak pihak berwenang menginvestigasi secara tuntas penyebab kecelakaan agar peristiwa serupa tidak terulang. Fokus utama saat ini adalah pemulihan total bagi seluruh korban. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







