Akurat

Tiang Monorel Dibongkar, Macet di Rasuna Said Diprediksi Turun Hingga 18 Persen

Citra Puspitaningrum | 1 Desember 2025, 09:05 WIB
Tiang Monorel Dibongkar, Macet di Rasuna Said Diprediksi Turun Hingga 18 Persen

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan pembongkaran tiang-tiang mangkrak proyek Monorel Jakarta di Jalan HR Rasuna Said akan menjadi momentum penting dalam penataan ulang tata ruang Ibu Kota.

Langkah ini diharapkan tak hanya memperbaiki estetika kota, tetapi juga mengurai kemacetan di salah satu koridor tersibuk Jakarta Selatan.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, berdasarkan kajian Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta, pembongkaran tiang monorel dan pelebaran jalan di koridor tersebut dapat menurunkan tingkat kemacetan hingga 14–18 persen.

"Kalau itu bisa dilakukan, berdasarkan hasil kajian, analisa, survei, dan perhitungan dari Dinas Perhubungan, maka kemacetan di Rasuna Said akan turun antara 14 sampai 18 persen," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (1/12/2025).

Pemprov Jakarta memberi waktu satu bulan kepada PT Adhi Karya (Persero) Tbk selaku pelaksana proyek untuk membongkar sendiri tiang-tiang tersebut.

Jika tidak dipenuhi, Pemprov akan mengambil alih pembongkaran pada Januari 2026.

"Kalau dalam satu bulan mereka tidak membongkar, maka DKI yang akan membongkar. Dan kami sudah tetapkan waktunya adalah Januari," tegasnya.

Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Hari Ini, 1 Desember 2025: Scorpio, Virgo, Pisces, dan Leo

Pramono menambahkan, proses pembongkaran akan dilakukan bersamaan dengan pelebaran jalan dan pembangunan fasilitas pedestrian. Seluruh anggarannya telah dialokasikan dalam APBD DKI 2025.

"Kalau Januari nanti DKI membongkar, sekaligus kami potong, kami bongkar, lalu kami buat pelebaran jalan dan pedestrian-nya. Dananya sudah ada. Tahun depan mudah-mudahan Rasuna Said menjadi lebih baik," ujarnya.

Proyek Monorel Jakarta yang digagas dua dekade lalu kini menjadi simbol pembangunan yang tak kunjung terealisasi.

Puluhan tiang beton yang berdiri di Rasuna Said dan Senayan selama hampir 20 tahun bukan hanya mengganggu estetika, tetapi juga mempersempit ruang lalu lintas.

Dengan pembongkaran ini, Pemprov Jakarta menegaskan komitmennya menata ulang wajah kota dan mempercepat transformasi Jakarta menuju kota modern yang manusiawi, fungsional, serta ramah mobilitas warga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.