Banyak Korban Pelecehan di Lingkungan PT Transjakarta, Serikat Pekerja Tuntut Manajemen Tegas

AKURAT.CO Suara serikat pekerja kembali menggema di depan Kantor Pusat PT Transjakarta, Rabu (12/11/2025).
Ketua PUK SPDT FSPMI Transjakarta, Indra Kurniawan, memimpin aksi dengan enam tuntutan. Salah satunya terkait dugaan pelecehan dan kekerasan seksual yang menimpa tiga karyawan Transjakarta.
"Kasus ini sudah bergulir sejak Mei 2025. Pelaku adalah atasan langsung korban, seorang leader yang seharusnya melindungi bawahannya," katanya.
Baca Juga: Merusak Citra PT Transjakarta, Pramono Anung Instruksikan Sanksi Tegas Pelaku Pelecehan
Menurut Indra, selama hampir enam bulan laporan disampaikan, belum ada sanksi tegas dari pihak manajemen Transjakarta.
Ia menilai tindakan perusahaan tidak sejalan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
"Kemarin dan dua hari sebelumnya kami sudah mediasi. Tapi apa yang kami tuntut tidak ada yang disepakati. Manajemen seperti enggan bersikap tegas terhadap pelaku," jelasnya.
Lebih lanjut, Indra mengungkap, kasus yang diadukan bukan kejadian tunggal.
"Satu pelaku ternyata memiliki banyak korban. Dari laporan yang kami terima, dua di antaranya merupakan anggota kami sendiri," ujarnya.
Serikat pekerja menuntut manajemen Transjakarta segera menindak pelaku sesuai hukum dan memastikan perlindungan bagi seluruh pekerja. Agar peristiwa serupa tidak terulang di lingkungan perusahaan Transjakarta.
Baca Juga: Tuntut Kesejahteraan, Serikat Pekerja Transjakarta Geruduk Kantor Pusat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








