Menara Syariah PIK2 dan Istiqlal Global Fund Jalin Sinergi Ekosistem Halal Nasional

AKURAT.CO Komitmen memperkuat ekonomi syariah di Indonesia kembali ditunjukkan melalui pertemuan antara Menara Syariah PIK2 dan Istiqlal Global Fund (IGF).
Pada Selasa (28/10/2025), Direktur Utama IGF, Ahsanul Haq atau akrab disapa Pak Anol, melakukan kunjungan resmi ke Menara Syariah PIK2.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi antara Masjid Istiqlal dan Menara Syariah PIK2, sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan ekosistem halal nasional.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Pak Anol berdiskusi dengan Denny Hardiansyah, Corporate Relation Coordinator Menara Syariah PIK2.
Keduanya membahas berbagai inisiatif yang telah dilakukan masing-masing pihak untuk memperkuat ekonomi syariah di tanah air.
“Di Menara Syariah PIK2 sudah banyak menggelar berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan,” tutur Denny.
Baca Juga: Ramalan Keuangan Zodiak Hari Ini, 31 Oktober 2025: Aquarius, Libra, Cancer, dan Gemini
Istiqlal Global Fund mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan Menara Syariah PIK2.
Kedua pihak juga sepakat untuk menjajaki sejumlah bentuk kerja sama di masa mendatang, terutama yang bisa memberikan dampak luas bagi masyarakat Muslim Indonesia.
Sebagai bagian dari kunjungan, rombongan meninjau pembangunan Masjid Al Ikhlas PIK, yang menjadi simbol komitmen kawasan PIK2 dalam menghadirkan ruang spiritual yang harmonis dengan nilai-nilai Islam modern.
Seluruh kegiatan ini juga dilaporkan langsung kepada Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai bentuk transparansi dan koordinasi berkelanjutan antara kedua lembaga.
Kunjungan tersebut menegaskan semangat kolaboratif antara Istiqlal Global Fund dan Menara Syariah PIK2 dalam menghadirkan ekosistem ekonomi dan budaya Islam yang inklusif, modern, dan berdaya saing global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










