10 Gedung Tertinggi di Indonesia: Pencakar Langit Jakarta yang Menakjubkan

AKURAT.CO Indonesia kini memiliki sederet gedung pencakar langit yang menjulang tinggi, terutama di Jakarta. Dari gedung dengan ketinggian ratusan meter hingga proyek konstruksi terbaru, kemegahan arsitektur modern ini menunjukkan perkembangan infrastruktur yang pesat.
Dahulu, gedung 10 lantai saja dianggap mewah, tetapi kini tinggi lebih dari 200 meter sudah menjadi simbol prestise bisnis dan kota metropolitan. Artikel ini menampilkan 10 gedung tertinggi di Indonesia, lengkap dengan ketinggian, jumlah lantai, lokasi, dan status pembangunan, sehingga kamu bisa mengetahui pencakar langit yang mendominasi skyline Jakarta.
1. Autograph Tower
Autograph Tower menempati posisi pertama sebagai gedung tertinggi di Indonesia. Terletak di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, gedung ini memiliki tinggi 382,9 meter dengan 75 lantai. Proyeknya rampung pada tahun 2022, menjadikannya landmark modern yang ikonik di ibu kota.
2. Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman Tower 2
Gedung ini masih dalam tahap konstruksi dan dijadwalkan selesai pada tahun 2028. Dengan tinggi 331 meter dan 75 lantai, Tower 2 menjadi pencakar langit tertinggi kedua di Indonesia, menandai ambisi Jakarta menghadirkan gedung superblock ramah energi.
3. Luminary Tower
Luminary Tower menjulang setinggi 301,2 meter dengan 64 lantai di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta. Gedung ini resmi selesai pada 2023 dan menjadi simbol kemajuan arsitektur modern di pusat kota.
4. Gama Tower
Dikenal juga sebagai Menara Rasuna atau Cemindo Tower, Gama Tower memiliki tinggi 285,5 meter dengan 64 lantai. Terletak di Jalan Rasuna Said, Jakarta, gedung ini selesai dibangun pada 2016 dan menjadi salah satu landmark bisnis utama.
5. Treasury Tower
Treasury Tower, bagian dari District 8 – Office Tower I & II, memiliki tinggi 279,5 meter dengan 57 lantai. Berlokasi di Jalan Senopati Dalam III, Jakarta, gedung ini rampung pada 2018 dan populer sebagai pusat perkantoran modern.
6. Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman Tower 1
Tower 1 sedang dalam tahap pembangunan dan diharapkan selesai pada 2028. Gedung ini memiliki tinggi 276 meter dengan 65 lantai di Jalan Sudirman, Jakarta, menekankan tren superblock berkelanjutan di ibu kota.
7. Jakarta Mori Tower
Jakarta Mori Tower terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, dengan tinggi 265,6 meter dan 57 lantai. Gedung ini rampung pada 2022 dan menjadi salah satu ikon skyline modern Jakarta.
8. Wisma 46
Wisma 46, atau BNI City Tower, memiliki tinggi 261,9 meter dengan 46 lantai. Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, gedung ini rampung pada 1996 dan menjadi gedung pencakar langit legendaris yang pertama kali mendominasi kota.
9. Menara Astra
Menara Astra memiliki tinggi 261,5 meter dengan 47 lantai. Terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, gedung ini selesai dibangun pada 2017 dan merupakan salah satu gedung perkantoran terkemuka di pusat bisnis ibu kota.
10. Revenue Tower
Revenue Tower menempati posisi kesepuluh dengan tinggi 260 meter dan 52 lantai. Berada di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, gedung ini rampung pada 2018, melengkapi jajaran pencakar langit tinggi di ibu kota.
Penutup
Meski daftar gedung tertinggi di Indonesia saat ini masih didominasi oleh Jakarta, proyek superblock dan gedung pencakar langit terus berkembang. Semoga kota-kota lain di Indonesia dapat merasakan kemegahan arsitektur modern seperti di ibu kota, menghadirkan simbol kemajuan dan inovasi kota masa kini.
Baca Juga: 9 Jembatan Terpanjang di Dunia: Simbol Kemajuan Infrastruktur Modern
Baca Juga: 10 Patung Tertinggi di Indonesia: Ikon Wisata, Simbol Spiritualitas, dan Cermin Budaya
FAQ – Gedung Tertinggi di Indonesia
1. Apa gedung tertinggi di Indonesia?
Gedung tertinggi di Indonesia adalah Autograph Tower di Jakarta, dengan tinggi 382,9 meter dan 75 lantai, selesai dibangun pada tahun 2022.
2. Apakah semua gedung tertinggi di Indonesia berada di Jakarta?
Ya, saat ini kesepuluh gedung tertinggi di Indonesia semuanya berada di Jakarta. Kota lain belum memiliki pencakar langit setinggi ratusan meter seperti di ibu kota.
3. Gedung apa saja yang masih dalam tahap konstruksi?
Dua gedung yang masih dibangun adalah:
-
Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman Tower 1 (tinggi 276 m, 65 lantai)
-
Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman Tower 2 (tinggi 331 m, 75 lantai)
Keduanya dijadwalkan selesai pada 2028.
4. Gedung tertinggi di Indonesia selain Autograph Tower apa saja?
Berikut beberapa gedung tinggi lainnya:
-
Luminary Tower – 301,2 m, 64 lantai
-
Gama Tower – 285,5 m, 64 lantai
-
Treasury Tower – 279,5 m, 57 lantai
5. Gedung tertinggi pertama di Jakarta sebelum era superblock modern?
Wisma 46 (BNI City Tower) adalah gedung tertinggi legendaris, selesai pada 1996, dengan tinggi 261,9 meter dan 46 lantai.
6. Mengapa banyak gedung tinggi di Jakarta dibangun di Jalan Jenderal Sudirman?
Jalan Jenderal Sudirman adalah pusat bisnis dan komersial Jakarta, sehingga banyak perusahaan memilih membangun gedung pencakar langit di area ini untuk akses strategis, visibilitas, dan prestise.
7. Apakah ada gedung pencakar langit ramah lingkungan di Indonesia?
Ya, Green Energy Superblock Oasis Central Sudirman Towers dirancang sebagai superblock berkelanjutan dengan konsep ramah energi, menjadi contoh arsitektur hijau di Indonesia.
8. Apa tujuan pembangunan gedung-gedung pencakar langit di Indonesia?
Selain sebagai simbol modernisasi, gedung pencakar langit berfungsi untuk:
-
Menyediakan ruang kantor dan hunian premium
-
Mengoptimalkan lahan terbatas di kota besar
-
Menjadi landmark dan daya tarik bisnis serta wisata
Laporan: Dewi Triana Rahmawati/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini






