Akurat

JPO Perlintasan Kereta Api di Jakarta Masih Kurang Memadai

Citra Puspitaningrum | 8 Agustus 2025, 15:02 WIB
JPO Perlintasan Kereta Api di Jakarta Masih Kurang Memadai
 
AKURAT.CO Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta didesak segera membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sejumlah perlintasan kereta api sebidang.
 
Menurut Anggota Komisi D DPRD Jakarta, Ferrial Sofyan, keberadaan JPO di perlintasan kereta api sebidang masih kurang memadai.
 
Akibatnya lalu lintas sekitar perlintasan kereta api kerap memakan korban jiwa yang merupakan warga Jakarta.
 
 
"Selama kita reses, banyak yang meminta dibuat JPO. Kalau tidak ada JPO rawan kecelakaan," ujar Ferrial kepada wartawan di Gedung DPRD Jakarta, Jumat (8/8/2025).
 
Salah satu titik JPO yang dianggap mendesak adalah di kawasan Buaran, Jakarta Timur.
 
Selain di Jakarta Timur, masih banyak perlintasan sebidang yang rawan memakan korban jiwa.
 
 
"Banyak, lebih dari 10 tempat seperti itu," ungkapnya.
 
Ferrial berharap, pembangunan JPO di perlintasan kereta api dapat masuk APBD 2026 agar tidak ada lagi korban jiwa akibat menyeberang rel. Dia juga meminta JPO dibangun di sekitar area sekolah demi keamanan guru dan murid.
 
Selain itu, Ferrial mengusulkan JPO dilengkapi lift untuk memudahkan lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas.
 
 
"Paling tidak, di satu ruas jalan ada satu yang menggunakan lift," ujarnya.
 
Meski pembangunan JPO memakan waktu panjang, dia menawarkan solusi sementara dengan memasang Pedestrian Light Controlled Crossing (Pelican Crossing) di titik-titik rawan. 
 
"Bagi yang belum sempat dibangun JPO, sementara bisa dibangun itu," tuturnya.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.