Mengungkap Sejarah Nama Jalan Ahmad Yani, Pahlawan Nasional Indonesia

AKURAT.CO Jalan Ahmad Yani di Jakarta adalah satu jalan utama yang memiliki sejarah penting dan makna mendalam bagi bangsa Indonesia.
Awalya, jalan ini merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan bypass Jakarta pada tahun 1960-an yang bertujuan untuk menghubungkan wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Timur demi mengurangi kemacetan lalu lintas.
Baca Juga: Pedestrian Jalan Ahmad Yani Bekasi Disemprot Desinfektan
Membentang sepanjang sekitar 6 km dari Sunter sampai Pisangan Baru dan merupakan bagian dari ruas jalan bypass yang juga meliputi Jalan Mayjen Sutoyo, Jalan D.I. Panjaitan dan Jalan Yos Sudarso.
Nama jalan ini diambil dari Jenderal Ahmad Yani yang merupakan seorang pahlawan revolusi dan Menteri/Panglima Angkatan Darat yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI pada tahun 1965.
Menariknya, sepanjang jalan ini terdapat beberapa landmark dan situs bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan bangsa dan karier militer Jenderal Ahmad Yani.
Rumah tinggal Jenderal Ahmad Yani pun sekarang dijadikan museum.
Baca Juga: Dumb Truck Tabrak Separator Busway di Jalan Ahmad Yani
Dengan ini, Jalan Ahmad Yani bukan sekadar jalan lalu lintas, melainkan wujud penghormatan terhadap perjuangan sang pahlawan nasional sekaligus elemen penting dalam kemajuan infrastruktur dan mobilitas ibu kota.
Aqila Shafiqa Aryaputri (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






