Sampah Bakal Jadi PR Besar Car Free Night di Jakarta, Jangan Sampai Beban Pasukan Oranye Bertambah

AKURAT.CO Wacana pelaksanaan Car Free Night (CFN) yang tengah digadang-gadang Pemerintah Provinsi Jakarta kembali disorot.
Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD Jakarta, William Aditya Sarana, menyoroti persoalan klasik yang kerap luput dari perhatian dalam pelaksanaan Car Free Night yaitu sampah.
"Kami juga perlu mengetahui bagaimana Pemprov DKI akan mengelola CFN (Car Free Night) ini. Tidak usah jauh-jauh, misalnya soal pengelolaan sampah," ujarnya, saat dihubungi wartawan, Jumat (27/6/2025).
Baca Juga: Car Free Night di Sudirman-Thamrin Diyakini Bisa Jadi Magnet Turis Mancanegara
Menurutnya, pengalaman selama pelaksanaan Car Free Day (CFD) menunjukkan masih banyak pengunjung yang tidak disiplin dalam membuang sampah.
Akibatnya, petugas kebersihan yang akrab disebut pasukan oranye menanggung beban tambahan setiap kali acara berlangsung.
"CFD yang selama ini dilakukan saja masih menyisakan PR (pekerjaan rumah) besar karena pengunjung buang sampah sembarangan. Jangan sampai CFN nanti malah menambah beban pasukan oranye kita," jelas William.
Baca Juga: Bakal Ada Car Free Night di Jakarta Tiap Malam Minggu, Ini Deretan Keseruannya
Dia menekankan agar Pemprov Jakarta punya strategi konkret untuk mengurangi volume sampah selama pelaksanaan CFN.
Termasuk di antaranya adalah edukasi kepada warga, penyediaan tempat sampah yang memadai hingga pengolahan sampah pascakegiatan.
"Bagaimana caranya pemprov membuat pengunjung sadar untuk buang sampah di tempatnya? Lalu bagaimana sampah itu akan dikelola? Hal-hal seperti ini harus dipikirkan secara matang sejak awal," ujar William.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Mau Terapkan Car Free Night, DPRD Masih Tunggu Kajian Lengkap
PSI tetap mendukung gagasan Car Free Night di Jakarta sebagai ruang alternatif bagi warga dan penggerak ekonomi rakyat.
Namun, William mengingatkan bahwa semangat inovasi harus dibarengi dengan tanggung jawab terhadap dampak lingkungan dan teknis pelaksanaannya.
"Hal-hal seperti itu perlu dipikirkan secara matang," pungkasnya.
Baca Juga: Jakarta Wacanakan Car Free Night, Sabtu Malam Tanpa Kendaraan Bisa Jadi Kenyataan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








