Masjid At-Thohir: Perpaduan Keindahan Arsitektur dan Nilai Spiritual Keluarga

AKURAT.CO Terletak di Depok, Jawa Barat, Masjid At-Thohir hadir bukan sekadar sebagai tempat ibadah, melainkan sebagai simbol cinta, warisan keluarga, dan harmoni nilai-nilai Islam.
Masjid megah ini memadukan arsitektur klasik-modern dengan nuansa Timur Tengah, terinspirasi dari masjid-masjid megah di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Didirikan sebagai bentuk bakti keluarga Thohir kepada sang ayah, Mochammad Teddy Thohir, masjid ini menjadi manifestasi dari cita-cita beliau untuk memiliki sebuah pusat dakwah dan ibadah yang sarat makna spiritual dan sosial.
Berdiri di atas lahan seluas 2,8 hektare, Masjid At-Thohir mampu menampung hingga 1.976 jemaah di ruang utama, serta 1.395 jemaah di area tambahan. Lebih dari sekadar tempat salat, masjid ini dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang, seperti:
-
Amfiteater terbuka
-
Plaza multifungsi untuk kegiatan sosial dan kebudayaan
-
Ruang belajar dan majelis ilmu
-
Taman asri untuk refleksi dan relaksasi
-
Akses ramah disabilitas
Masjid ini benar-benar dirancang untuk menjadi rumah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu daya tarik utama Masjid At-Thohir adalah filosofi mendalam yang tertanam dalam desain arsitekturnya.
Baca Juga: Bursa Transfer: Cristiano Ronaldo Dikabarkan Pilih Bertahan di Al Nassr Dua Tahun Lagi
Satu kubah utama yang besar melambangkan figur ayah sebagai pemimpin keluarga, dikelilingi oleh tiga kubah sedang dan beberapa kubah kecil yang mewakili anak, cucu, dan cicit—simbol kehangatan dan keterikatan keluarga.
Bangunan utama berbentuk kubus yang melambangkan ibu sebagai fondasi dan pemersatu keluarga, mengokohkan makna bahwa keluarga adalah pusat nilai dalam kehidupan beragama.
Masjid ini juga dihiasi dengan kaligrafi Islam nan indah, termasuk 99 Asmaul Husna yang terukir di dekat mimbar, menciptakan suasana sakral dan penuh makna.
Di malam hari, pencahayaan lampu LED dan teknologi video mappingmembuat masjid ini tampak memesona—menarik perhatian siapa pun yang melintas.
Empat menara setinggi 40 meter berdiri tegak di keempat penjuru, melambangkan arah mata angin dan filosofi bahwa Islam adalah rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil alamin).
Ini menjadi penegas bahwa masjid ini tidak hanya memancarkan cahaya spiritual ke dalam, tetapi juga menyebarkannya ke luar.
Lebih dari sekadar rumah ibadah, Masjid At-Thohir aktif berperan sebagai pusat dakwah, pendidikan Islam, dan kegiatan sosial yang mendorong moderasi beragama dan memperkuat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat.
Masjid At-Thohir bukan hanya keajaiban arsitektur, tetapi juga monumen kasih sayang, keharmonisan keluarga, dan nilai-nilai keislaman yang inklusif.
Dari desain kubah hingga peran sosialnya, masjid ini adalah representasi dari bagaimana sebuah bangunan dapat menyatukan keindahan visual, spiritualitas, dan filosofi hidup dalam satu tempat yang sakral.
Baca Juga: 20+ Drama Korea Terbaru 2025 yang Lagi Hype, Lengkap dengan Tanggal Tayang dan Platform Resmi
Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






