Pramono Diserbu Warganet Gara-gara Rute Bus Murah ke Blok M: Pak, Sekalian ke Madinah!

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta terus tancap gas memperluas jaringan layanan Transjabodetabek.
Dalam dua bulan terakhir, lima rute baru telah dioperasikan, dan kebijakan ini langsung menuai reaksi viral dari masyarakat di media sosial.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, antusiasme netizen sangat tinggi—bahkan disertai permintaan nyeleneh yang menggelitik.
“Beberapa hari ini saya diserbu komentar di Instagram, TikTok, dan X. Banyak yang minta dibuka rute Bandung-Blok M, Surabaya-Blok M, Jogja-Blok M, bahkan Madinah-Blok M,” kata Pramono sembari tersenyum saat menghadiri acara di Lippo Mall Nusantara, Jakarta, Selasa (10/6/2025).
Menurut Pramono, komentar-komentar itu mencerminkan apresiasi publik terhadap transformasi Blok M sebagai transportation hub atau pusat konektivitas antarkota dan wilayah sekitar Jakarta.
Ia memaparkan, sejumlah rute baru menunjukkan performa yang sangat memuaskan. Misalnya, rute Alam Sutera–Blok M kini melayani sekitar 4.000 penumpang per hari, dua kali lipat dari target awal yang hanya 2.000 penumpang. Rute PIK 2–Blok M bahkan mencatat hingga 6.000 penumpang harian.
Baca Juga: Polisi Diduga Cabuli Korban Pemerkosaan Saat Lapor, DPR: Bukti Aparat Gagal Lindungi Rakyat!
Rute terbaru dari Bogor (Baranangsiang) ke Blok M juga langsung disambut antusias oleh masyarakat.
Pramono menyebut banyak warga yang kaget karena hanya dengan tarif Rp 3.500, mereka bisa naik bus ber-AC, lewat tol, nyaman, dan hanya butuh waktu sekitar 80 menit.
“Orang tidak percaya dari Bogor ke Blok M cukup bayar Rp 3.500. Ini menunjukkan layanan publik yang efisien bisa langsung diterima masyarakat,” ujarnya.
Ekspansi Transjabodetabek ini menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Jakarta dalam menekan angka kemacetan.
Pramono menjelaskan, setiap hari ada sekitar 3,8 hingga 4,2 juta orang yang masuk dan keluar Jakarta dari wilayah penyangga menggunakan kendaraan pribadi.
“Masalah utama kemacetan adalah tingginya penggunaan kendaraan pribadi. Karena itu, transportasi massal yang terjangkau dan nyaman jadi kunci,” tegasnya.
Pemprov Jakarta berkomitmen terus menambah rute dan memperbaiki layanan Transjabodetabek agar semakin banyak warga memilih transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 6Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 7Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 8Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag









