Akurat

Dua RT di Kelurahan Pluit Masih Terendam Banjir Rob

Mukodah | 30 Mei 2025, 08:17 WIB
Dua RT di Kelurahan Pluit Masih Terendam Banjir Rob

AKURAT.CO Dua wilayah Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, terendam banjir pesisir atau banjir rob pada Jumat (30/5/2025) pagi.

"Info terkini genangan air hingga pukul 6.00 WIB, masih ada dua RT yang terendam banjir rob," kata Kepala Pusat Data Informasi Kebencanaan BPBD Jakarta, Mohammad Yohan.

Dia menjelaskan, ketinggian air akibat banjir rob yang merendam kawasan tersebut mencapai 25 hingga 55 centimeter.

Baca Juga: Pramono Siapkan Antisipasi Banjir Rob di Beberapa Wilayah Jakarta

BPBD Jakarta mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan berkoordinasi dengan unsur Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air.

Serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama pihak lurah dan camat setempat.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujar Yohan.

Baca Juga: Sejumlah Lokasi di Jakarta Utara Masih Terdampak Banjir Rob

Sebelumnya, satu RT di Kelurahan Pluit dan ruas Jalan RE Martadinata, Papanggo, Tanjung Priok, juga terdampak banjir pada Jumat pagi, namun air telah surut.

BPBD Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112 yang gratis dan beroperasi selama 24 jam nonstop," pesan Yohan.

Baca Juga: Perhatikan, 11 Wilayah Jakarta Perlu Waspadai Banjir Rob

Ketua RW 22 Kelurahan Pluit, Bani, menambahkan, banjir rob datang pada Kamis malam di kawasan Muara Angke.

"Banjir rob ini diperparah hujan yang melanda Jakarta Utara selama tiga jam pada Kamis malam. Jadi, ketinggian air meningkat," jelasnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini banjir rob pada periode 24-31 Mei 2025.

Baca Juga: DPRD DKI Jakarta Dorong Penggunaan Air PAM JAYA untuk Atasi Banjir Rob

Banjir rob diprediksi terjadi akibat adanya fenomena Super New Moon atau fase bulan perigee dan bulan baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di wilayah pesisir utara Provinsi Jakarta.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK