Akurat

Aliansi Pemuda Dirikan Tenda di Depan Balai Kota Jakarta, Tuntut Pencopotan Dirut Bank DKI

Citra Puspitaningrum | 16 April 2025, 11:50 WIB
Aliansi Pemuda Dirikan Tenda di Depan Balai Kota Jakarta, Tuntut Pencopotan Dirut Bank DKI

AKURAT.CO Aliansi Poros Pemuda untuk Kebenaran menggelar aksi damai, terkait kinerja Bank DKI, dengan mendirikan tenda di depan Balai Kota Jakarta, Rabu (16/4/2025).

Demonstran yang berjumlah 15 orang itu meminta Gubernur Jakarta, Pramono Anung, segera mengganti Direktur Utama Bank DKI.

Koordinator lapangan, Ahmad Setiawan, mengatakan, aksi ini merupakan bentuk protes atas karut marutnya pengelolaan Bank DKI.

Baca Juga: Bank DKI Berperan Membangun Ekonomi Jakarta, Kadin: Pengosongan Rekening Hanya Merugikan Masyarakat

Terlebih, bank daerah itu kerap tersandung masalah teknis sehingga terus merugikan nasabah.

"Adanya kami di sini mulai dari pukul 10 pagi kemarin itu. Kami membawa tema tuntutan besar yaitu meminta Bapak Gubernur Jakarta, Pramono Anung, untuk mencopot Direktur Utama Bank DKI," jelasnya.

Tuntutan ini, lanjut Setiawan, adalah suatu bentuk kekesalan nasabah yang kerap dirugikan atas bobroknya kinerja direksi Bank DKI.

Baca Juga: Bank DKI Bantah Ada Peretasan, Ini Penyebab Gangguan JakOne Mobile

Tak hanya itu, masalah yang terus berulang tanpa adanya perbaikan menjadi indikasi tidak profesionalnya pegawai maupun jajaran direksi Bank DKI.

"Bobroknya pelayanan dari Bank DKI, seperti JakOne Mobile, tarik tunai. Ini sangat meresahkan dan terus berulang," ujarnya.

Setiawan menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan sampai Gubenur Jakarta menerima demonstran untuk berdialog dalam menyikapi tuntutan.

Baca Juga: Gubernur Pramono Anung Dukung Penuh Transformasi Bank DKI

"Kami dirikan tiga tenda dengan jumlah 15 orang. Harapan kami, secepatnya Bapak Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dapat menerima dan berdialog secara langsung," tuturnya.

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.