Lalu Lintas Tol Jabodetabek Meningkat 22,56 Persen Saat Arus Balik Libur Panjang

AKURAT.CO Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMTO) Regional mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan yang kembali ke Jabodetabek setelah libur panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025.
Pada 28 Januari 2025, sebanyak 116.693 kendaraan melintas dari arah Cikampek dan Puncak menuju Jabodetabek.
Meningkat 22,56 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya mencapai 95.215 kendaraan.
Senior General Manager JMTO Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan, peningkatan ini terpantau di beberapa gerbang tol (GT) utama yang menjadi akses masuk ke Jakarta.
"Lonjakan volume kendaraan terdistribusi melalui GT Halim, GT Cikunir 6 dan GT Ciawi 2. Dengan total kenaikan signifikan dibandingkan hari normal," ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (29/1/2025).
Baca Juga: Penumpang Kereta Cepat Whoosh Tembus 24 Ribu Orang Saat Libur Panjang
Rinciannya, GT Halim arah Jakarta mencatat 60.520 kendaraan, naik 1,75 persen dari lalu lintas normal sebanyak 59.482 kendaraan.
Kenaikan paling drastis terjadi di GT Cikunir 6, yang mengalami lonjakan hingga 181,14 persen dengan total 15.086 kendaraan. Jauh lebih tinggi dibandingkan volume normal yang hanya 5.366 kendaraan.
Sementara itu, GT Ciawi 2 mencatat 41.087 kendaraan, naik 35,30 persen dari volume lalu lintas normal sebanyak 30.367 kendaraan.
Di wilayah Jawa Barat, peningkatan arus kendaraan menuju Jakarta dan Rancaekek juga cukup tinggi.
Jasamarga mencatat 98.542 kendaraan melintas menuju wilayah tersebut naik 20,66 persen dibandingkan volume lalu lintas normal sebanyak 81.666 kendaraan.
Baca Juga: Pertamina Siapkan Pasokan Fakultatif 9 Juta Tabung Elpiji 3 Kilogram Selama Libur Panjang
Namun, berbeda dengan arah menuju Jakarta dan sekitarnya, volume kendaraan yang menuju Bandung justru mengalami penurunan.
Hal ini terlihat dari data GT Pasteur, yang mencatat 33.578 kendaraan. Lebih rendah 2,14 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang mencapai 34.312 kendaraan.
Sebaliknya, volume kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta dan sekitarnya meningkat.
Melalui GT Pasteur, tercatat 35.007 kendaraan, naik 22,11 dari lalu lintas normal sebanyak 28.668 kendaraan.
Untuk arus kendaraan yang keluar dari Rancaekek, Garut dan sekitarnya menuju Bandung atau Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat 29.840 kendaraan, naik 16,96 persen dibandingkan volume normal yang mencapai 25.513 kendaraan.
Baca Juga: 27 Ribu Penumpang Lakukan Perjalanan dengan Kereta Api Selama Libur Panjang
Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Bandung atau Jakarta menuju Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui gerbang tol yang sama tercatat 33.695 kendaraan, naik 22,59 dari angka normal 27.485 kendaraan.
Menyikapi lonjakan arus lalu lintas, pengguna jalan tol diimbau agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mempersiapkan saldo e-toll yang cukup serta mengisi BBM sebelum perjalanan guna menghindari antrean di rest area.
Selain itu, pengemudi juga disarankan untuk beristirahat jika merasa lelah demi keselamatan selama perjalanan.
JMTO juga berkomitmen untuk terus memantau kondisi lalu lintas dan mengoptimalkan layanan jalan tol guna memastikan arus kendaraan tetap lancar pascalibur panjang.
Dengan strategi pengaturan lalu lintas yang tepat, diharapkan perjalanan arus balik dapat berlangsung lebih nyaman dan aman bagi seluruh pengguna jalan tol.
Baca Juga: Bingung Mau ke Mana Saat Libur Panjang? Jakarta Aquarium Bisa Menjadi Pilihan Tepat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









