Akurat

Heru Budi Minta Anak-anak Korban Kebakaran di Manggarai Tetap Bisa Sekolah

Citra Puspitaningrum | 15 Agustus 2024, 16:18 WIB
Heru Budi Minta Anak-anak Korban Kebakaran di Manggarai Tetap Bisa Sekolah

AKURAT.CO Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, meminta anak-anak korban kebakaran di RW 06 dan RW 12, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan dapat bersekolah.

"Saya minta anak-anak tetap sekolah," kata Heru Budi saat meninjau posko pengungsian korban kebakaran Manggarai, di area parkir Pasaraya Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).

Dari hasil tinjauan dan berbincang dengan para pengungsi, Heru menyampaikan, air menjadi salah satu kebutuhan yang sangat diperlukan. Oleh karena itu, dia menginstruksikan BUMD PAM Jaya untuk mengirim truk tangki air ke lokasi pengungsian dan toilet mobile.

"Tadi diperlukan air bersih sampai toilet mobile, tadi saya sudah instruksikan PAM Jaya untuk siapkan dan tambah fasilitasnya. Saya akan koordinasikan lintas Perangkat Daerah untuk mempercepat penanganan," ujarnya.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Buka Posko Penanganan Dokumen Korban Kebakaran Manggarai

Menurutnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta juga sudah turun memantau kondisi kesehatan warga yang mengungsi. "Semua jajaran sudah turun untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada warga yang terkena musibah ini," ujarnya.

Dia menambahkan, tenda pengungsian yang digunakan warga juga dalam kondisi baik. Suplai makanan tiga kali sehari pun dinilai Pj Heru sudah memadai.

"Yang penting, saya pesankan kepada Sudin Kesehatan untuk perhatikan kondisi anak-anak. Tadi saya lihat tidak ada pengungsi yang berusia balita," tuturnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencatat, terdapat 365 siswa yang terdampak dalam kebakaran di pemukiman penduduk di Jalan Dr. Saharjo, Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan.

"Kami tadi sudah mengumpulkan seluruh kepala sekolah yang terdampak, totalnya ada 57 kepala sekolah dan ada 365 siswa yang terdampak mengungsi," kata Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Budi Awaludin, kepada wartawan di SDN 05 Manggarai, Rabu (14/8/2024).

Budi menjelaskan, ratusan siswa terdampak itu terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA yang mana rumah mereka ludes dilalap api saat kebakaran. Setelah rapat, pihaknya memutuskan untuk membuka donasi untuk para siswa tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.