Kebakaran Pemukiman Warga di Manggarai, KAI Pastikan Perjalanan KRL Tetap Normal

AKURAT.CO Kebakaran melanda pemukiman warga di Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan dini hari tadi, Selasa (13/8/2024). Sebanyak 4.219 warga dari kedua RW tersebut diungsikan di tiga lokasi.
Meski ada peristiwa tersebut, PT KAI Commuter memastikan perjalanan KRL masih normal. Baik relasi Bogor-Jakarta Kota PP, maupun relasi Bekasi-Manggarai PP.
"Dapat kami sampaikan untuk perjalanan Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota PP saat ini beroperasi normal ya. Terima kasih. Untuk perjalanan Commuter Line rute Bekasi-Sudirman saat ini beroperasi normal ya," tulis KAI Commuter melalui akun X @CommuterLine.
Baca Juga: 4.219 Warga Terdampak Kebakaran Manggarai Harus Mengungsi di Tiga Lokasi
Selain itu, bagi pelanggan Commuter Line Basoetta yang akan berangkat dari Stasiun Manggarai dapat melalui pintu Timur. Hal ini sehubungan dalam proses pemadaman dan terdapat beberapa pengungsi di area pintu Barat.
"Pelanggan diimbau untuk datang lebih awal guna mengantisipasi adanya rekayasa lalu-lintas (pengalihan & penutupan jalan) serta kemacetan, agar tetap bisa berangkat naik KA sesuai jadwal yang tertera di tiket.
Sebelumnya, Ribuan warga Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, harus mengungsi usai kebakaran di Jalan Dr. Saharjo RW 06 dan RW 012 pada dini hari tadi (Selasa, 13/8/2024).
Command Center Damkar TRC BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak tujuh korban luka-luka sedang ditangani oleh petugas. Berdasarkan data sementara, ada sebanyak 4.219 warga dari kedua RW tersebut diungsikan di tiga lokasi.
"Tujuh orang luka sudah ditangani petugas. RW 06 jumlah 15 RT dengan 750 Kepala Keluarga, 2.888 jiwa. RW 12 jumlah enam RT dengan 300 Kepala Keluarga, 1.331 jiwa," bunyi informasi Command Center Damkar TRC BPBD DKI Jakarta.
Adapun, ketiga lokasi pengungsian tersebut adalah Pergudangan Infinia di Jalan Minangkabau, Masjid Al Falah RW 07 dan Gedung SDN 05 Manggarai RW 09.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









