Akurat

Antisipasi Konvoi Bermotor Picu Tawuran, Polisi Gelar Patroli Mulai Dini Hari

Dwana Muhfaqdilla | 2 April 2024, 16:32 WIB
Antisipasi Konvoi Bermotor Picu Tawuran, Polisi Gelar Patroli Mulai Dini Hari

AKURAT.CO Polres Jakarta Utara menggelar patroli guna mengantisipasi konvoi sepeda motor oleh gerombolan remaja menjelang berbuka puasa di daerah setempat.

"Ini terjadi perubahan jadwal dari mereka tawuran pada malam dan dini hari berubah pada sore hari," kata Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, saat kunjungan ke Posko Anti Tawuran Pademangan di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

Menurutnya, aktivitas tawuran di daerah setempat cukup bisa diredam, bahkan jauh lebih sedikit ketimbang jumlah pada bulan puasa tahun lalu.

"Kami bersama warga sudah berjaga di posko-posko yang ada hingga dini hari dan saat tidur pada pagi dan sore hari mereka turun," tambahnya.

Baca Juga: Marak Tawuran Saat 'Buka On The Road', Kapolda Gencarkan Patroli di Bulan Ramadan

Gidion menuturkan, pihaknya tetap membiarkan anak-anak yang hanya mencari dan membagikan takjil, tanpa ada embel-embel kelompok.

Namun, banyak dari mereka yang menggunakan atribut bendera dan konvoi roda dua. Jika mereka bertemu dengan kelompok yang berbeda, berpotensi terjadi aksi tawuran.

"Ini sudah terjadi di Jakarta Pusat dan juga terjadi aksi remaja yang tertinggal rombongan dipukul warga di perbatasan Kecamatan Koja dan Cilincing," katanya.

Dia pun meminta seluruh personel untuk meningkatkan giat Kepolisian pada sore hari di setiap posko pengamanan yang ada. Selain itu, ia meminta para personelnya untuk berpatroli rutin mencari remaja yang kedapatan berkerumun.

"Jika masih kecil, langsung intervensi dan dibubarkan, jangan ditunggu mereka banyak dahulu," kata dia.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat terlibat aktif dalam meningkatkan pengamanan lingkungan. Apabila terjadi sesuatu yang menonjol, dapat berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.

"Kami minta semua pihak saling berbagi informasi agar semua dapat berjalan dengan aman dan kondusif," tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.