Polisi Amankan Remaja Konvoi Bawa Bendera, Petasan dan Sajam di Kemayoran
Dwana Muhfaqdilla | 30 Maret 2024, 11:38 WIB

AKURAT.CO Polisi mengamankan sekelompok remaja putra dan putri yang sedang konvoi membawa bendera, petasan dan senjata tajam (sajam) di jalan Dakota Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Para remaja tersebut awalnya berdalih membagikan takjil, tetapi malah mencari lawan untuk tawuran dengan kelompok lain di wilayah Jakarta Utara.
“Mereka semua ini menggunakan momen libur sekolah untuk berkumpul dengan modus berbagi takjil. Namun, takjilnya tidak seberapa, lebih kepada kumpul dan konvoi bersama sama,” kata Wakapolsek Kemayoran, AKP Suparno dalam keterangannya, Sabtu (30/3/2024).
Lebih lanjut, pihaknya telah mengamankan total 49 orang. Adapun mereka mengatasnamakan kelompoknya sebagai alumni SMP 179 Kemayoran Jakarta Pusat.
“Masyarakat selalu mengeluhkan dan khawatir apabila papasan di jalan raya, mereka selalu berteriak-teriak mencari lawan tawuran dan membuat onar serta membuat kemacetan di jalan raya sambil menyalakan petasan,” tambahnya.
Melihat hal ini, Polsek Kemayoran telah memanggil orang tua para remaja tersebut, guna menjelaskan mengapa putra dan putri mereka diamankan. Serta, memperlihatkan sajam jenis golok, petasan serta bendera yang berhasil diamankan.
"Kemudian beberapa remaja sudah dikembalikan kepada orang tuanya berikut kendaraannya, setelah membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya supaya dibimbing dan dididik lebih baik lagi,” ungkapnya.
Namun, remaja berinisial MR (20) yang membawa sajam jenis golok, masih berada di Polsek Kemayoran. Pasalnya, dia masih akan diperiksa dan didalami guna dimintai keterangannya.
Melihat hal ini, Suparno menekankan kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan dan mengarahkan anak-anaknya yang sudah menginjak remaja, agar berbuat baik dan tidak salah pergaulan yang bisa merusak masa depannya.
"Lebih baik waktunya dipergunakan hal-hal yang positif apalagi ini bulan puasa, saya berharap Jakarta Pusat khususnya wilayah Kemayoran harus lebih aman dari kenakalan remaja yang akan berbuat tawuran, balap liar, tidak main petasan dan tidak melakukan Sahur On The Road." tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja





