Akurat Logo

Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR dan KPU, Polisi Amankan 16 Demonstran

Dwana Muhfaqdilla | 20 Maret 2024, 15:48 WIB
Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR dan KPU, Polisi Amankan 16 Demonstran
AKURAT.CO Polisi mengamankan 16 orang demonstran di depan Gedung DPR dan KPU pada Selasa (19/3/2024).
 
“Dari lokasi aksi unjuk rasa di KPU ada 8 orang yang dilakukan pemeriksaan. Kemudian dari unjuk rasa di gedung DPR RI ada 8 orang yang diperiksa untuk didalami secara simultan oleh petugas kepolisian,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di kantornya, Rabu (20/3/2024).
 
Lebih lanjut, keenam belas orang tersebut diamankan karena mengganggu ketertiban dan keamanan. Kemudian, pihaknya memberikan imbauan literasi komunikasi kepada pelaku.
 
 
Meskipun begitu, Ade Ary tidak menjelaskan secara detail mengenai identitas para pelaku. Seperti apakah mereka termasuk koordinator lapangan ataupun provokator dalam aksi demo tersebut.
 
Adapun, menurutnya, pada malam tadi aparat kepolisian telah mengambil langkah untuk melakukan pembubaran secara persuasif di depan Gedung DPR RI. Namun, yang terjadi malah aksi perusakan yang dilakukan para pendemo.
 
"Ada perusakan fasilitas umum, dilakukan upaya imbauan berkali-kali oleh Kapolres jam 19.00 WIB kemudian jam 20.00 WIB juga dilakukan himbauan persuasif sehingga akhirnya dilakukan pembubaran oleh Polda Metro Jaya sekitar jam 21.30 WIB," ungkapnya.
 
 
Kemudian, ia menjelaskan saat ini para tersangka masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian akan meminta keterangan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
 
"Pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui peristiwa, karena dalam proses pemberitahuan penyampaian aksi secara tertulis ada penyampaian dari petugas tentang tata cara aturan penyampaian pendapat," tuturnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.