Akurat

Cek Penanganan Bayi Stunting, Pj Gubernur Heru Blusukan ke Cilincing

| 1 Februari 2023, 07:48 WIB
Cek Penanganan Bayi Stunting, Pj Gubernur Heru Blusukan ke Cilincing

AKURAT.CO

Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, melakukan blusukan ke Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (31/1/2023). 

Blusukan dilakukan untuk mengecek langsung kondisi balita yang diberitakan alami stunting atau gizi buruk. Heru juga ingin tahu bagaimana penanganan yang dilakukan jajarannya.

Setelah mengecek langsung ke lokasi, Heru mengaku lega karena aparatnya sudah tepat dalam melakukan penanganan. Heru juga disodorkan data terkini bayi dan balita di Cilincing yang dinilai rawan terkena stunting.

"Di Cilincing ini kader di kelurahan yang membantu itu aktif. Maka sementara waktu ditemukan 777 bayi dengan status rawan stunting. Dengan adanya Pak Lurah, Pak Camat, Pak Walikota, Ibu Kepala Dinas, yang turun langsung maka tingkat keberhasilannya di Cilincing sudah lulus, kira-kira 134 bayi atau sebesar 17 persen," jelasnya di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Triputra Persada Hijau, Semper Barat, Jakarta Utara, Selasa (31/1/2023).

Turut hadir dalam kunjungan tersebut antara lain, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, dan Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana. 

Jumlah kasus stunting yang menurun, lanjut Heru, tidak lepas dari peran para kader yang gencar melakukan program Semper Barat Cegah Stunting Balita (Sebar Cinta). 

Kondisi stunting sendiri ditandai dengan tinggi badan yang di bawah standar, sebagaimana ditetapkan World Health Organization (WHO) pada anak balita.

"Tadi saya diskusi dengan Kadinkes dengan kepala Puskesmas. Anak-anaknya ceria. Cuma kadang tinggi badannya agak kurang, tadi ada yang kurang 2 cm, 3cm, kurang 1 cm dari standar WHO. Tadi teman-teman melihat kan, mereka sehat dan normal," tuturnya.

Untuk menekan angka stunting, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pemenuhan asupan gizi bagi para balita. Sehingga Pemprov DKI terus berupaya menekan angka stunting dengan penanganan kondisi miskin ekstrem di Jakarta.

"Saya akan keliling ke lima wilayah, termasuk untuk melihat kemiskinan ekstrem di Jakarta. Pemprov DKI Jakarta sudah banyak memberikan jaminan kesehatan, jaminan pendidikan, ada lansia, ada jaminan sekolah anak, pemberian makanan tambahan," kata Heru. 

"Tiap keluarga itu mendapat telur, ayam, daging, dan itu mudah-mudahan bermanfaat. Sekali lagi konsisten Pemprov DKI untuk menangani stunting, kemiskinan ekstrem, itu tetap ada. Terus kita lakukan," tambahnya.

Heru juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dan membekali dirinya, agar bisa merawat anak dengan baik, bahkan sejak anak berada dalam kandungan.

"Saya titip pesan kepada ibu, bapak, dan para orang tua, harus punya pendidikan merawat anak, terkait gizi makanan, kesehatannya, dan ibunya harus dijaga kesehatannya," kata mantan Wali kota Jakarta Utara ini. (*)

  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Editor
M. Rahman