Akurat Logo

Banyak Masyarakat Belum Tahu Formula E, Dikira Produk Pasta Gigi

Okto Rizki Alpino | 24 Januari 2022, 12:39 WIB
Banyak Masyarakat Belum Tahu Formula E, Dikira Produk Pasta Gigi

AKURAT.CO, Fans Formula E mengungkap fakta bahwa masih banyak masyarakat Jakarta yang jauh dari akses informasi terkait Formula E.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Fans Formula E, David. Dia mengungkapkan, selama ini, mereka aktif turun secara sukarela ke masyarakat untuk mensosialisasikan event penyelenggaraan balapan mobil listrik Formula E. 

"Jadi Fans Formula E itu menemukan banyak masyarakat yang nggak ngerti Formula E. Mereka mengira (Formula E) itu mungkin salah satu produk pasta gigi, disangkanya Formula E itu produk pasta gigi. Banyak yang tahu Formula 1 doang," katanya, Senin (24/1/2022). 

Tidak hanya itu, kata dia, sebagian lain masyarakat Jakarta hanya tahu soal informasi korupsi Formula E daripada even balapan mobil listrik itu sendiri. Padahal Jakarta akan menjadi sorotan 170 negara pada Juni, saat balapan mobil listrik itu diselenggarakan. 

"Jadi banyak sekali masyarakat yang nggak tau Formula E itu apa. Nah, Formula E ini masyarakat tahunya korupsinya saja. Tapi penyelengaraanya di mana, apa itu Formula E, nggak tahu, itu yang kami edukasi ke masyarakat," katanya. 

Dia mengatakan, edukasi yang mereka lakukan selama ini bertujuan untuk membangun kepedulian bersama. Masyarakat Jakarta harus tahu dan peduli dengan event itu. 

"Kami berharap Formula E ini adalah event internasional yang semua punya rasa yang sama untuk menyukseskan. Karena saya pun tidak terafiliasi dengan panitia. Kami berdiri sendiri. Kami bangun kesadaran masyarakat Jakarta untuk bagaimana event ini sukses," katanya. 

Apalagi, untuk jangka panjang, event Formula E ini diharapkan akan mendorong bergeliatnya industri kendaraan listrik di Indonesia. Sebab, Jakarta akan memasuki era kendaraan listrik sebagai kendaraan andalan masyarakat modern dalam mendukung mobilitasnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
B
Editor
Badri