Gawat! Dirut Jakpro Mengundurkan Diri di Tengah 'Panasnya' Isu Interpelasi Formula E

AKURAT.CO, Dwi Wahyu Daryoto dikabarkan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Kamis (26/8/2021).
Dwi mengundurkan diri ketika mencuat isu interpelasi Formula E di DPRD DKI Jakarta.
Jakpro adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yang ditunjuk langsung Gubernur Anies Baswedan sebagai panitia penyelenggara gelaran Formula E.
Kabar Dwi mengundurkan diri disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz.
"Saya barusan mendapat kabar kalau Pak Dwi Direktur Jakpro mengundurkan diri. Tadi dia pamit dari grup," kata Aziz saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis, (26/8/2021).
Aziz tak bersedia menjelaskan secara rinci alasan Dwi hengkang saat rencana gelaran Formula E bergejolak. Namun politisi PKS ini mengatakan, pengunduran diri Dwi berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) BUMD PT Jakpro yang digelar hari ini.
Diperteges mengenai mengenai sosok yang akan menggantikan Dwi, Aziz mengaku belum mengetahuinya.
"Hari ini Dirut Jakpro diganti, tapi saya belum tahu siapa dan belum tahu alasannya apa," ucapnya.
Azin berharap pengganti Dwi bisa bekerja gesit. Sebab, Jakpro saat ini tidak hanya memiliki tugas menyukseskan Formula E pada 2022 mendatang. Jakpro juga bertanggung jawab atas proyek besar di Jakarta, di antaranya pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), hingga proyek LRT fase II.
"Kita berharap bahwa penggantinya ini lebih cakap, lebih cepat. Kalau bisa, dari internal juga sehingga tidak butuh waktu yang lama untuk bisa beradaptasi menyelesaikan program-program yang memang banyak sekali yang menumpuk di Jakpro ini," ujarnya.
Diketahui, Jakpro kini berusaha mencari sponsor untuk ajang Formula E. Dwi Wahyu Daryoto sebelumnya sempat berjanji akan menggaet sponsor dalam waktu dekat.
Pencarian sponsor ini merupakan rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Sebab, temuan lembaga ini menyatakan ongkos gelaran balap mobil bebas emisi terlampau membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
"Insya Allah (tahun depan sudah ada sponsor)," kata Wahyu di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (23/8/2021).[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





