AKURAT.CO, Pemprov DKI Jakarta menggelar rapat Badan Anggaran APBD DKI Jakarta 2020 dengan anggota DPRD DKI di Jakarta Pusat Selasa (26/11/2019) .
Pemaparan Pemprov DKI pun dihujani kritik dan saran oleh anggota dewan. Meski begitu, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah menuturkan ada sisi pajak yang tidak bisa direalisasikan oleh jajarannya.
"Jenis pajak yang tidak bisa kita kejar adalah BPHTB. Terjadi Penurunan transaksi dari asosiasi notaris, menurut mereka sudah 2 tahun bayar karyawannya nombok, karena transaksi hanya 33%. Tapi per hari ini BPHTB kita 40%. Artinya, memang sepanjang 2019 sedikit sekali transaksi yang mengakibatkan kepada (turunnya pendapatan) BPHTB, "katanya.
Secara keseluruhan, pantuan di ruangan menunjukkan data sejumlah potensi pajak. Angka target pajak, realisasi pajak dan selisih pajak terpampang jelas. Sebanyak 13 potensi pajak tidak ada yang tercapai target pajaknya.
Berikut list pajak yang menjadi pembahasan dalam Banggar.
PKB, targetnya Rp8,80 triliun, realisasi per 26 November 7,87 triliun, selisihnya Rp927 miliar
BNNKB, targetnya Rp5,65 triliun, realisasi per 26 November Rp4, 82 triliun, selisihnya Rp822 miliar
PBBKB, targetnya Rp1, 27 triliun, realisasi per 26 November Rp1,15 triliun, selisihnya Rp122 miliar
PAT, targetnya Rp110 miliar, realisasi per 26 November Rp93,20 miliar, selisihnya Rp 16,7 miliar
Pajak hotel, targetnya Rp1,80 triliun, realisasi per 26 November Rp1,53 triliun, selisihnya Rp264, 8miliar
Pajak restoran, targetnya Rp3,55 triliun, realisasi per 26 November Rp3,25 triliun, selisihnya Rp 295,6 miliar
Pajak hiburan, targetnya Rp850 miliar, realisasi per 26 November Rp743, 2 miliar, selisihnya Rp106,7 miliar
Pajak reklame, targetnya Rp1,05 triliun, realisasi per 26 November Rp944,8 miliar, selisihnya Rp105, 1 miliar
PPJ, targetnya Rp810 miliar, realisasi per 26 November Rp739,9 triliun, selisihnya Rp70 miliar
Pajak parkir, targetnya Rp525 miliar, realisasi per 26 November Rp492, 4 miliar, selisihnya Rp32,55 miliar
BPHTB, targetnya Rp9,5 triliun, realisasi per 26 November Rp4,11 triliun, selisihnya Rp5,38 triliun
Pajak rokok, targetnya Rp620 miliar, realisasi per 26 November Rp533,11 miliar, selisihnya Rp86,8 miliar
PBB-P2, targetnya Rp10 triliun, realisasi per 26 November Rp9 triliun, selisihnya Rp991 miliar
JUMLAH TARGET pendapatan di APBDP 44,54 triliun
REALISASI Rp35,315 triliun
SELISIH Rp9,224 triliun.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK




