Akurat Logo

Banyak Tekanan, Rupiah di Ambang Rp17.700

Esha Tri Wahyuni | 17 September 2026, 08:53 WIB
Banyak Tekanan, Rupiah di Ambang Rp17.700
Ilustrasi rupiah melemah atas dolar AS

AKURAT.CO Nilai tukar rupiah diperkirakan masih bergerak fluktuatif dan berpotensi melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (17/9/2026). 

Pelaku pasar akan mencermati dampak keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menaikkan suku bunga acuan Amerika Serikat sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75%-4%.

Pengamat Pasar Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, rupiah masih menghadapi tekanan dari sentimen eksternal. 

Baca Juga: Rupiah Ditaksir Lanjutkan Pelemahan ke Rp17.750

Selain kebijakan moneter Amerika Serikat, pasar juga mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan energi global.

"Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp17.690-Rp17.750," kata Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis (17/9/2026).

Pada perdagangan Rabu (16/9/2026), rupiah ditutup melemah tipis 2 poin atau sekitar 0,01% ke level Rp17.696 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.694 per USD. 

Pergerakan rupiah tersebut terjadi ketika pasar masih mencermati keputusan The Fed dan perkembangan geopolitik global.

The Fed pada Rabu waktu Amerika Serikat memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4%. Keputusan tersebut disepakati secara bulat oleh 12 anggota Federal Open Market Committee (FOMC).

Dalam pernyataannya, The Fed menyebut aktivitas ekonomi Amerika Serikat masih tumbuh solid, sementara inflasi masih berada pada level tinggi. 

Bank sentral AS juga menyatakan keputusan tersebut ditujukan untuk mendukung kembalinya inflasi menuju target 2%.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.