AKURAT.CO Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI mengumumkan pembukaan seleksi seleksi jabatan Direktur Utama LPP TVRI Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2023-2028.
Hal ini tertuang dalam Keputusan Dewan Pengawas Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pembentukan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Dewan Direksi, Jabatan Direktur Utama PAW LPP-TVRI Periode 2023-2028.
Dalam rapat pertama yang digelar Selasa, 21 April 2026, Pansel yang terdiri dari 7 orang menyepakati Rosarita Niken Widiastuti sebagai Ketua, dan Yuliandre Darwis sebagai Sekretaris.
Baca Juga: Iman Brotoseno Mundur dari Kursi Dirut TVRI, Alasan Kesehatan Jadi Pertimbangan Utama
Sisanya 5 orang lainnya menjadi anggota pansel yakni Idy Muzayyad (wakil masyarakat), Mashoedah (wakil masyarakat), Setya Utama (wakil pemerintah), Geryantika Kurnia (wakil pemerintah), Agus Sudibyo (wakil dewan pengawas LPP TVRI).
"Seleksi ini bertujuan untuk mengisi kekosongan jabatan Direktur Utama dan untuk menjaga kesinambungan kerja dan fungsi TVRI. Seluruh tahapan seleksi secara transparan dan terbuka. Saya mengajak publik aktif memantau proses seleksi tersebut," ucap Niken.
Publik diperbolehkan mendaftarkan diri dengan syarat di antaranya bukan anggota/ pengurus parpol, tak terkait langsung/ tidak langsung dengan kepengurusan media massa lainnya serta sedang tidak menjabat di perusahaan lain.
Selain publik, seleksi ini juga dapat diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan LPP TVRI maupun Kementerian/Lembaga Negara lainnya.
TVRI sebelumnya mendapatkan hak ekslusif untuk menyiarkan perhelatan FIFA World Cup 2026 pada Juni hingga Juli nanti. Direktur Utama sebelumnya, Iman Brotoseno mengundurkan diri pada 5 Maret 2026 dan digantikan sementara oleh Plt Dirut Rika Damayanti.
Gaji dan Fasilitas Dirut TVRI
Sebelumnya dikabarkan gaji yang diterima dirut TVRI sekitar Rp40 juta per bulan. Komponen dalam gaji tersebut sudah mencakup pajak, tunjangan serta pinjaman perumahan.
Meski tak mendapatkan fasilitas rumah dinas, dirut yang posisinya setara eselon 1b mendapatkan mobil dinas jenis C atau sedan bermesin 4 silinder kapasitas 2000 cc. Termasuk dalam kategori ini adalah Toyota Camry lama, BMW Seri 3 lama, Honda Accord lama, Toyota Corolla Altis hingga Mazda 6.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah










