BI Berpeluang Ikuti Jejak The Fed, Proyeksi Penurunan Suku Bunga 2025

AKURAT.CO Prospek pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) diperkirakan kian terbuka menyusul potensi penurunan suku bunga acuan oleh bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve (The Fed), pada September mendatang.
Chief Economist Citibank N.A., Indonesia (Citi Indonesia), Helmi Arman, menyebut arah kebijakan The Fed akan menjadi katalis penting bagi BI.
“Jika The Fed memangkas suku bunganya, ruang bagi BI untuk menyesuaikan kebijakan akan lebih luas,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/8/2025).
Baca Juga: Independensi The Fed Terancam, Trump Dianggap Politisasi Lembaga Ekonomi
Selain faktor eksternal tersebut, lanjut Helmi, fundamental pasar valuta asing (valas) Indonesia juga menunjukkan perbaikan.
"Permintaan dolar dari korporasi untuk refinancing utang luar negeri mulai berkurang, sementara konversi devisa hasil ekspor sumber daya alam ke rupiah meningkat setelah regulasi devisa ekspor diperketat sejak Maret 2025," paparnya.
Menurut dirinya, kondisi tersebut menambah keyakinan bahwa stabilitas rupiah akan tetap terjaga meski BI melakukan pemangkasan suku bunga.
“Stabilitas di pasar valas memberi dukungan tambahan, sehingga risiko arus modal keluar bisa diminimalisasi,” jelasnya.
Baca Juga: Desakan Trump Goyahkan Independensi The Fed, Ekonom Ingatkan Bahaya Politik Moneter
Dengan kombinasi faktor global dan domestik, ia memperkirakan BI masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan hingga akhir 2025, terutama jika tekanan inflasi tetap terkendali dan kondisi eksternal memberi ruang bagi pelonggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








