Rosan: Danantara Timbulkan Keyakinan Investor Asing untuk Berinvestasi di Tanah Air

AKURAT.CO Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai adanya Danantara dapat membantu merealisasikan target investasi sebesar Rp2.175,26 triliun pada 2026.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengungkapkan adanya Danantara menimbulkan keyakinan bagi para investor, terutama investor luar negeri.
“Danantara ini juga menimbulkan keyakinan atau confidence dari investor baik terutama investor luar negeri pada saat mereka berinvestasi di Indonesia,” kata Rosan dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026, Jumat (15/8/2025).
Lebih lanjut, Rosan menjelaskan, kontribusi investasi diharapkan terus meningkat karena memberikan efek berganda bagi perekonomian, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan daya beli, hingga mendorong ekspor nasional.
Baca Juga: Airlangga: Realisasi Investasi Danantara Tembus Rp179 Triliun di Semester I-2025
Ia menambahkan, pemerintah terus berupaya memperbaiki iklim investasi. Salah satunya melalui terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025 yang dirancang untuk menjawab tiga tantangan utama.
Tantangan tersebut seperti kepastian perizinan berusaha, penyederhanaan proses, dan restrukturisasi regulasi. “Hal ini memberikan kepastian kepada calon investasi terutama dalam mendapatkan perizinan atau permit,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Ekonomi) mencatat realisasi investasi Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mencapai Rp179,05 triliun sepanjang semester I-2025.
Hal ini dikatakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat sesi konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026.
Airlangga mengatakan, dengan adanya realisasi tersebut, Presiden Prabowo meminta agar Danantara bisa lebih berakselerasi dalam beberapa tahun kedepan.
“dan Pak Presiden tadi berharap bahwa Danantara di semester 2 dan di tahun depan akan lebih berakselerasi,” kata Airlangga dalam konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2026, Jumat (15/8/2025).
Adapun, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Danantara, sebuah lembaga investasi negara yang akan mengelola dana hingga triliunan dolar untuk membiayai proyek strategis nasional.
Hal ini disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD, Jumat (15/8/2025). Prabowo menjelaskan, Danantara akan berfokus pada pembiayaan hilirisasi industri, pengembangan infrastruktur dan penciptaan lapangan kerja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










