Akurat

Ekspor Alas Kaki Indonesia Tumbuh, ILF Expo 2025 Siap Perkuat Industri

Petrus C. Vianney | 9 Agustus 2025, 23:53 WIB
Ekspor Alas Kaki Indonesia Tumbuh, ILF Expo 2025 Siap Perkuat Industri

AKURAT.CO Industri kulit, alas kaki, tekstil dan pakaian jadi mencatat kinerja positif pada awal 2025. Nilai ekspor alas kaki Januari-Maret mencapai 1,89 miliar dolar Amerika Serikat, naik 13,80 persen dari tahun sebelumnya.

Indonesia kini menempati peringkat ke-6 eksportir alas kaki terbesar dunia dengan pangsa pasar 3,99 persen.

Pasar utamanya meliputi Amerika Serikat, negara-negara Eropa seperti Jerman, Belanda dan Belgia, serta Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan di Asia.

Untuk mendorong pertumbuhan industri, Krista Exhibitions akan menggelar Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025. Acara ini berlangsung pada 14 hingga 16 Agustus di Jakarta.

Pameran internasional ini menghadirkan lebih dari 280 peserta dari 11 negara, termasuk 50 UMKM dan menargetkan 15.000 pengunjung. Produk yang ditampilkan meliputi sepatu, kulit, hingga mesin pengolahan.

"Produk-produk kita kini tidak hanya diterima, tetapi juga diakui secara global karena kualitas dan daya saingnya yang semakin kuat," ujar Daud D. Salim selaku CEO Krista Exhibitions, dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (9/8/2025).

Ia menambahkan, ILF Expo 2025 menjadi wadah strategis untuk mempertemukan produsen, penyedia teknologi dan pembeli dari berbagai negara. Ajang ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama luas bagi pelaku industri.

Pameran ini menampilkan Kontes Busana Hari Kemerdekaan, fashion show dan perayaan ulang tahun APRISINDO. Tokoh seperti Poppy Dharsono dan Eddy Widjanarko akan hadir dalam talk show membahas masa depan industri alas kaki dan kulit Indonesia.

Selain itu, digelar business matching dan networking dinner yang mempertemukan asosiasi industri dengan buyer potensial, didukung Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. Pemerintah daerah seperti Kabupaten Garut juga berperan sebagai sentra industri kulit nasional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.