Akurat

Beda Dengan Kemenkeu, BI Optimistis Proyeksi Ekonomi 2026 Capai Titik Tengah 5,1 Persen

Demi Ermansyah | 4 Juli 2025, 09:30 WIB
Beda Dengan Kemenkeu, BI Optimistis Proyeksi Ekonomi 2026 Capai Titik Tengah 5,1 Persen

AKURAT.CO Perbedaan pandangan mengenai proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2026 di antara lembaga negara tak menyurutkan komitmen untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.

Bank Indonesia (BI), dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI, Kamis (3/7/2025) malam, memproyeksikan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,7–5,5%, lebih konservatif dibandingkan Kementerian Keuangan (5,2–5,8%) dan Bappenas (5,8–6,3%).

Menurut Gubernur BI, Perry Warjiyo menilai perbedaan ini wajar, mengingat adanya tekanan eksternal, terutama perlambatan ekonomi global dan potensi pelemahan ekspor barang dan jasa.

Baca Juga: Inflasi Stabil di Juni 2025, BI Optimistis Ekonomi Makin Tangguh Hadapi Global Shock

Meski demikian, Perry optimistis pertumbuhan bisa mengarah ke titik tengah 5,1% atau bahkan menyentuh 5,2%, selaras dengan proyeksi dasar Kemenkeu.

“Kami di BI all out untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Kami sudah dua kali menurunkan suku bunga, siap tambah likuiditas, dan membeli SBN senilai Rp130 triliun untuk menjaga momentum pertumbuhan,” kata Perry.

Oleh sebab itu, tegas Perry, diperlukannya sinergi antarlembaga menjadi kata kunci dalam pertumbuhan ekonomi.

"Sebab pentingnya keselarasan kebijakan fiskal, moneter, dan reformasi struktural untuk memastikan bahwa perbedaan proyeksi tak menciptakan disonansi, tetapi menjadi bentuk kehati-hatian dalam perencanaan ekonomi nasional," papar Perry.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.