UMK Surabaya Tertinggi di Jatim? Ini Faktanya

AKURAT.CO UMR Surabaya atau yang kini yang lebih dikenal dengan istilah Upah Minimum Kota atau UMK Surabaya menjadi topik hangat setiap akhir tahun.
Penetapan UMK ini dilakukan oleh Gubernur Jawa Timur setelah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi dan masukan dari berbagai pihak, termasuk serikat pekerja dan asosiasi pengusaha.
Besaran UMK Surabaya selalu menjadi acuan bagi perusahaan dalam memberikan gaji kepada karyawannya.
Dikeutip dari berbagai sumber, Rabu (25/6/2025), untuk tahun 2025, UMK Surabaya telah ditetapkan sebesar Rp4.961.753,00. Angka ini mengalami kenaikan 6,5% atau setara dengan Rp236.274 dibandingkan tahun sebelumnya. Asal tahu, pada tahun 2024 UMK Surabaya sebesar Rp4.725.479
Baca Juga: Apa Itu UMK dan UMR? Inilah Artinya, Kepanjangan beserta Perbedaan Keduanya yang Akurat
Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 00.3.3.1/775/KPTS/013/2024 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2025, yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2025 (dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Timur).
Faktor Penentu UMK Surabaya
Penetapan UMK Surabaya tidak dilakukan sembarangan. Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan utama, di antaranya:
- Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Ini adalah standar kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pekerja lajang untuk hidup layak di suatu daerah.
- Produktivitas. Tingkat produktivitas pekerja di Surabaya juga menjadi salah satu indikator.
- Pertumbuhan Ekonomi. Kondisi perekonomian daerah dan nasional turut mempengaruhi besaran UMK.
- Inflasi. Angka inflasi di Surabaya juga dipertimbangkan untuk menjaga daya beli pekerja.
Pentingnya Memahami UMK Surabaya
Memahami besaran UMK Surabaya sangat penting, tidak hanya bagi para pekerja tetapi juga bagi pengusaha.
Bagi pekerja, UMK menjadi patokan untuk memastikan mereka menerima upah yang adil dan sesuai standar. Sementara bagi pengusaha, UMK menjadi dasar dalam menyusun struktur penggajian dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan.
Pemerintah terus berupaya agar penetapan UMK dapat menjaga keseimbangan antara kepentingan pekerja dan keberlangsungan usaha.
Ini dilakukan agar tidak terjadi PHK massal akibat perusahaan tidak sanggup membayar upah, sekaligus memastikan pekerja mendapatkan haknya secara layak.
Secara keseluruhan, UMK Surabaya untuk tahun 2025 sebesar Rp4.961.753,00 menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Kenaikan ini diharapkan dapat membantu pekerja menghadapi tantangan ekonomi dan meningkatkan daya beli.
Pastikan Anda selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai UMK Surabaya dari sumber resmi seperti https://jdih.jatimprov.go.id/ untuk menghindari kesalahpahaman.
Laporan: Dwi Arya Rahmansyah Ramadhan/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










