Akurat Logo

DPR Komit Kawal RAPBN 2026 Demi Kepentingan Rakyat

Paskalis Rubedanto | 25 Mei 2025, 23:30 WIB
DPR Komit Kawal RAPBN 2026 Demi Kepentingan Rakyat

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan komitmen DPR dalam mengawal pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

Komitmen ini disampaikannya usai penetapan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) RAPBN 2026 dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu.

“Terkait APBN, KEM PPKF kemarin sudah diketok. Nantinya akan dibahas kembali pada masa sidang mendatang, termasuk program-program pemerintah yang akan dikaji oleh komisi-komisi DPR,” ujar Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (25/5/2025).

Puan menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berpihak pada kepentingan rakyat.

DPR, kata dia, akan mencermati setiap kebijakan fiskal agar postur anggaran mencerminkan prinsip transparansi dan manfaat maksimal.

“Kita akan lihat mana yang terbaik bagi rakyat dan bagaimana pengelolaannya sesuai prinsip akuntabilitas,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pembahasan RAPBN masih dalam tahap awal dan akan dilanjutkan dengan penyampaian pandangan fraksi serta tanggapan pemerintah.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan 350.000 Rumah Subsidi di 2025, Tertinggi Sepanjang Sejarah

“Akhir bulan ini Kementerian Keuangan akan menyampaikan dokumen lanjutan, minggu depan pandangan fraksi-fraksi, lalu pemerintah akan memberi jawaban,” jelas Puan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan proyeksi ekonomi dalam KEM PPKF 2026 di Sidang Paripurna DPR, Selasa (20/5/2025).

Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun 2026 berada pada kisaran 5,2 persen hingga 5,8 persen.

“Fokus pemerintah tetap pada menjaga daya beli masyarakat, mendorong transformasi ekonomi, hilirisasi SDA, perbaikan iklim investasi, dan peningkatan kualitas SDM,” kata Sri Mulyani.

Ia juga menyoroti tantangan global, termasuk perang dagang dan ketegangan geopolitik, yang harus dijawab dengan penguatan kedaulatan nasional dan ekonomi.

“Indonesia harus terus menjaga dan memperkuat kedaulatan bangsa dalam menghadapi dinamika global,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.