100 Hari Pertama Prabowo, Apindo: Sudah Peka Jaga Stabilitas Dunia Usaha
Hefriday | 21 Januari 2025, 21:06 WIB

AKURAT.CO Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memberikan apresiasi terhadap kinerja Presiden RI Prabowo Subianto dalam 100 hari masa pemerintahannya.
Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, menyatakan bahwa Presiden Prabowo telah menunjukkan kepekaan dalam menjaga iklim usaha di Tanah Air, yang menjadi salah satu kunci penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dalam 100 hari ini, kita melihat bahwa Pak Presiden, Pak Prabowo, sudah peka dalam menjaga stabilitas usaha. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan menunjukkan keberpihakannya pada pengusaha dan masyarakat," ujar Shinta saat ditemui di Jakarta, Selasa (21/1/2025).
Baca Juga: Rapor 100 Hari Menteri Erick
Salah satu langkah strategis yang diapresiasi adalah kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% yang hanya diterapkan pada barang-barang mewah.
Menurut Shinta, kebijakan tersebut tidak hanya melindungi daya beli masyarakat, tetapi juga memberikan kepastian bagi pelaku usaha untuk tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi global.
Selain itu, Presiden Prabowo dinilai berhasil menarik investasi melalui kunjungan kerjanya ke beberapa negara. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membuka pintu lebar-lebar bagi investor asing untuk menanamkan modal di Indonesia.
“Kami melihat Presiden sangat aktif menjalin kerja sama dengan calon investor. Ini langkah yang sangat baik untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Shinta.
Namun, Apindo juga menyoroti beberapa tantangan yang perlu segera diselesaikan. Salah satunya adalah isu pengupahan tenaga kerja yang masih menjadi perdebatan di berbagai sektor industri.
Shinta berharap pemerintah dapat menemukan solusi yang adil bagi pengusaha dan pekerja, sehingga tidak menghambat iklim investasi yang sedang dibangun.
Masa jabatan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden dimulai pada 20 Oktober 2024, dengan pelantikan kabinet yang diumumkan pada hari yang sama.
Kabinet Merah Putih yang mereka bentuk diharapkan mampu merealisasikan visi besar pemerintahan untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Kepekaan pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi catatan penting.
Menurut Apindo, langkah-langkah seperti penyesuaian kebijakan fiskal dan optimalisasi investasi harus terus dipertahankan untuk menjawab tantangan ekonomi domestik maupun global.
Selain itu, sinergi dengan para pemangku kepentingan seperti asosiasi pengusaha dan organisasi buruh perlu diperkuat untuk memastikan kebijakan yang diambil dapat diterima oleh semua pihak.
"Dialog antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus ditingkatkan agar setiap kebijakan yang dikeluarkan benar-benar membawa dampak positif," tegas Shinta.
Dengan sisa masa jabatan yang masih panjang, pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan dapat menjawab ekspektasi masyarakat dan pelaku usaha.
Apindo optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, Indonesia dapat mencapai target-target pembangunan yang telah direncanakan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










