China Pacu Kawasan Barat Sebagai Pusat Pertumbuhan Baru

AKURAT.CO China makin serius memacu kawasan barat sebagai pusat pertumbuhan baru. Administrasi Umum Kepabeanan (GAC) memperkenalkan 15 langkah konkret untuk memperkuat konektivitas dan membuka peluang perdagangan global dari wilayah tersebut.
Salah satu sorotan kebijakan ini adalah pengembangan pelabuhan dan infrastruktur transportasi antarmoda, termasuk jalur sungai-laut dan kereta-laut.
Langkah ini diimbangi dengan rencana membangun pusat penerbangan internasional di kota-kota strategis seperti Chengdu, Xi'an, hingga Urumqi.
Baca Juga: Daqing, Ladang Terbesar di China Produksi 6 Miliar Meter Kubik Minyak pada 2024
Koridor perdagangan ini telah membuktikan efektivitasnya pada 2024, dengan lebih dari 10.000 perjalanan antarmoda yang mengangkut kargo sebesar 87.846 TEU ke negara-negara RCEP, mencatatkan kenaikan 32% dibandingkan tahun lalu.
Pertumbuhan perdagangan kawasan ini juga makin terasa, dengan nilai impor dan ekspor melonjak dari CNY2,96 triliun pada 2020 menjadi CNY3,74 triliun di 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya








