Akurat

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2024 Turun ke 121,1

Hefriday | 11 November 2024, 15:20 WIB
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Oktober 2024 Turun ke 121,1

AKURAT.CO Bank Indonesia (BI) mengumumkan hasil Survei Konsumen yang menunjukkan tren penurunan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi pada Oktober 2024. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat sebesar 121,1, sedikit menurun dari angka 123,5 pada bulan sebelumnya. 

Dikutip dari web Bank Indonesia pada Senin (11/11/2024), Survei BI tersebut juga mengungkap bahwa pada Oktober 2024, optimisme konsumen terjaga di seluruh kategori pengeluaran.
 
Responden dengan pengeluaran Rp1 juta hingga Rp2 juta menunjukkan peningkatan IKK, sementara dari sisi usia, kelompok usia 20-30 tahun terlihat lebih optimistis terhadap kondisi ekonomi dibandingkan kelompok usia lainnya.

Meskipun IKE, atau Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini, juga menunjukkan penurunan, yakni dari 113,9 pada September menjadi 109,9 di Oktober, indeks ini masih mencerminkan persepsi yang positif.
 
"Faktor-faktor utama yang mendukung IKE meliputi Indeks Penghasilan Saat Ini, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja, dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama, yang masing-masing berada pada level 117,9, 104,7, dan 107, tulis laporan BI, dikutip Senin (11/11/2024).
 
Baca Juga: Indeks Keyakinan Konsumen April 2024 Naik Jadi 127,7

Secara regional, peningkatan signifikan dalam IKE terjadi di beberapa kota, dengan Banjarmasin mencatat kenaikan terbesar sebesar 6,8 poin, diikuti oleh Ambon dengan 5,2 poin, dan Manado sebesar 3,7 poin.
 
Namun, di kota-kota seperti Surabaya, Pontianak, dan Padang, IKE justru mengalami penurunan masing-masing sebesar 12,9, 8,3, dan 7,3 poin. Penurunan ini mencerminkan beragam persepsi masyarakat di berbagai wilayah terkait perkembangan ekonomi lokal.

Tak hanya IKE, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) juga mengalami penurunan tipis, namun tetap berada dalam zona optimis di angka 132,4, turun 0,7 poin dari bulan sebelumnya.
 
BI mencatat bahwa IEK yang mencerminkan ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan mendatang ini tetap kuat karena didorong oleh optimisme dalam semua komponennya, yaitu ekspektasi terhadap penghasilan, ketersediaan lapangan kerja, dan kegiatan usaha. Angka indeks masing-masing komponen tersebut tercatat sebesar 138,4, 129,5, dan 129,2.

Secara spasial, IEK mengalami peningkatan di beberapa kota. Bandar Lampung mencatat peningkatan paling besar sebesar 14,5 poin, disusul Banten dengan 5,5 poin, dan Mataram dengan kenaikan sebesar 3,0 poin.
 
Peningkatan ini mengindikasikan ekspektasi yang lebih positif di beberapa daerah tertentu, yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor lokal, termasuk peningkatan kegiatan ekonomi atau proyek infrastruktur.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa