Akurat

Menlu Sugiono Beberkan Alasan RI Gabung ke BRICS

Demi Ermansyah | 26 Oktober 2024, 16:05 WIB
Menlu Sugiono Beberkan Alasan RI Gabung ke BRICS

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengungkapkan alasan Indonesia mau bergabung menjadi anggota BRICS. Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa politik luar negeri Indonesia berdasar nilai bebas aktif. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia ingin berteman baik dengan semua negara di dunia.
 
"[Bergabungnya Indonesia ke BRICS] Bukan berarti kita ikut kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi aktif di semua forum," ujar Menlu Sugiono melalui keterangan tertulis, Sabtu (26/10/2024).
 
 
Indonesia menilai BRICS dapat berfungsi sebagai perekat untuk mempererat kerja sama di antara negara-negara berkembang atau Global South. "Kami lihat BRICS dapat menjadi kendaraan yang tepat untuk membahas dan memajukan kepentingan bersama Global South," tegasnya.
 
Karenanya, ia mengajukan beberapa langkah konkret untuk memperkuat kerja sama BRICS dan Global South. Pertama, menegakkan hak atas pembangunan berkelanjutan, di mana negara-negara berkembang membutuhkan ruang kebijakan, sedangkan negara maju harus memenuhi komitmen mereka.
 
Kedua, mendukung reformasi sistem multilateral agar lebih inklusif, representatif, dan sesuai dengan realitas saat ini. Institusi internasional harus diperkuat dan memiliki sumber daya yang memadai untuk memenuhi mandatnya.
 
BRICS adalah kelompok informal yang awalnya beranggotakan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Kelompok ini pertama kali diinisiasi pada 2006 untuk membahas isu-isu terkini global. Keanggotaannya meluas pada 2023 dengan bergabungnya Ethiopia, Iran, Mesir, dan Uni Emirat Arab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.