100 Hari Pertama Pemerintahan Prabowo, Publik Fokus pada Efektivitas Kabinet Gemoy

AKURAT.CO Pemerintahan Prabowo diharapkan mampu memperbaiki beberapa kelemahan yang terjadi di masa kepemimpinan sebelumnya, khususnya terkait pembelanjaan negara dan efektivitas kabinet.
Menurut Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF, M. Rizal Taufikurahman, penting bagi Prabowo untuk memiliki komitmen yang kuat demi memastikan pemerintahan ke depan tidak mengulangi kesalahan yang terjadi di masa Presiden Joko Widodo. "Pak Prabowo harus punya rasa komitmen yang kuat dan lebih besar agar tak terulang lagi pada masa pemerintahannya seperti masa sebelumnya presiden Jokowi," ungka Rizal di sela seminar yang diselenggarakan oleh INDEF, Rabu (16/10/2024).
Visi transparansi dan akuntabilitas ini juga harus diwujudkan dalam setiap kebijakan publik yang dikeluarkan oleh kabinet Prabowo. Dengan adanya komitmen kuat dari pucuk pimpinan, diharapkan seluruh ekosistem pemerintahan dapat bekerja dengan lebih terarah dan sesuai dengan mandat konstitusi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









