Akurat

Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Temui Sri Mulyani Bahas RAPBN 2025

Silvia Nur Fajri | 31 Mei 2024, 13:57 WIB
Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Temui Sri Mulyani Bahas RAPBN 2025

AKURAT.CO Tim Sinkronisasi pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mengadakan pertemuan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (31/5/2024). Pertemuan ini dihadiri oleh ketua tim, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan wakil ketua tim, Ahmad Muzani, bersama beberapa perwakilan lainnya.

Menurut Sri Mulyani, pertemuan tersebut membahas anggaran, termasuk Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. "Dalam penyusunan RAPBN 2025, diperlukan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi agar APBN 2025 dapat mengakomodasi berbagai aspirasi program-program baru," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers, Jumat (31/5/2024).

Dia juga menekankan bahwa proses sinkronisasi ini harus menjaga prinsip kehati-hatian, kredibilitas, dan kepercayaan dari berbagai pemangku kepentingan. Sri Mulyani mengungkapkan bahwa pekan lalu Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025 telah menerima pandangan dari seluruh fraksi di DPR RI.

Baca Juga: DPR Dukung Kenaikan Pagu RAPBN 2025 Untuk Baznas

"Pekan depan, kami akan menyampaikan tanggapan terhadap pandangan fraksi-fraksi tersebut," jelas Sri Mulyani. 

Semua keputusan ini nantinya akan dirangkum dalam nota keuangan RAPBN 2025 yang akan disampaikan Presiden Joko Widodo pada Agustus mendatang. "Karena proses ini sangat intens dan melibatkan pengelolaan APBN, sinkronisasi, komunikasi, dan koordinasi menjadi sangat penting," tambahnya.

Ahmad Muzani menyatakan bahwa Prabowo Subianto meminta timnya untuk melakukan sinkronisasi dengan berbagai kementerian. Kemenkeu menjadi institusi pertama yang dikunjungi karena pembahasan anggaran sangat penting. "Pemerintah yang akan datang ingin segera melaksanakan program yang dijanjikan saat Pemilu," kata Muzani.

Muzani juga mengatakan bahwa Prabowo ingin sinkronisasi dilakukan secepat mungkin agar proses transisi tidak memakan waktu lama. "Kami sangat berterima kasih karena menjadi institusi pertama yang dikunjungi Tim Sinkronisasi. Siklus anggaran menjadi prioritas yang sangat penting," ucapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.