Menko Airlangga Sebut Kenaikan Jumlah Pemudik Dorong Pertumbuhan Ekonomi RI

AKURAT.CO Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menilai mudik turut mendorong perekonomian, selain juga mencerminkan nilai-nilai tradisional dan kekeluargaan yang masih kuat di masyarakat Indonesia.
Menurut data yang disampaikan oleh Menteri Airlangga, jumlah pemudik mencapai 193,5 juta orang, termasuk dari berbagai daerah seluruh Indonesia.
"Sebagian masyarakat kita banyak yang memanfaatkan untuk mudik dan menjalani silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman," ujarnya dalam acara Halal Bihalal di kantor Kemenko, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2024).
Baca Juga: Konflik Israel-Iran, Menko Airlangga: Dunia Tidak Baik-baik Saja, Kita Harus Bekerja Keras
Dengan demikian, jumlah pemudik Lebaran tahun ini mengalami peningkatan sebesar 13,67%, yang turut menguatkan daya beli masyarakat secara keseluruhan.
Keberhasilan ini menunjukkan peran vital pemudik dalam memperkuat perekonomian negara dan memberikan dorongan positif bagi aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
"Peningkatan jumlah pemudik cukup tinggi, mencapai 13,7 persen, yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat," tambahnya.
Sebelumnya, Chief Economist PermataBank, Josua Pardade menjelaskan bahwa secara seasonal jumlah uang beredar pada saat Ramadan dan Lebaran akan meningkat sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat secara umum (mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam) dan naiknya mobilitas publik terkait mudik.
Sehingga, ada peningkatan persediaan uang kartal oleh Bank Indonesia (BI) untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
"Sejalan dengan normalisasi pasca pandemi Covid-19, mobilitas publik diprediksi akan lebih tinggi dari tahun lalu maka wajar jika uang kartal yang disediakan oleh BI juga meningkat tahun ini. Oleh sebab itu, terdapat potensi tambahan uang beredar (M2) sekitar Rp150-170 triliun pada momentum Ramadan dan Idul Fitri tahun ini," kata Josua dalam keterangannya dikutip Selasa (16/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









