Akurat

DPR Restui Anggaran Belanja Kemenkeu Tahun 2024 Sebesar Rp48,35 T

Aris Rismawan | 4 September 2023, 17:05 WIB
DPR Restui Anggaran Belanja Kemenkeu Tahun 2024 Sebesar Rp48,35 T

AKURAT.CO - Komisi XI DPR RI menyetujui anggaran untuk Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp48,35 triliun untuk tahun 2024. Penyetujuan tersebut hasil yang diambil dalam rapat antara DPR dan Kemenkeu tentang rencana kerja dan anggaran Kemenkeu tahun 2024 pada Senin (4/9/2023).

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pagu anggaran tersebut akan digunakan untuk 5 program Kemenkeu.

Pertama, program kebijakan fiskal yang digunakan untuk mendukung pengelolaan perekonomian Indonesia senilai Produk Domestik Bruto (PDB) Rp53,10 miliar.

Baca Juga: Kemenkeu Akui APBN 2024 Punya Unsur Politis

“Kebijakan fiskal 2023 akan diarahakan untuk mendukung transformasi ekonomi, akselerasi pembangunan infrastruktur, memperbaiki kualitas SDM (Sumber Daya Manusia), serta memberantas kemiskinan ekstrem hingga stunting,” kata Sri Mulyani yang dikutip secara daring pada Senin (4/9/2023).

Kedua, pagu anggaran 2024 digunakan untuk pengelolaan penerimaan negara sebesar Rp2,48 triliun untuk melaksanakan 133 kegiatan, seperti perbaikan sistem logistik nasional, reformasi perpajakan, dan joint program penerimaan, serta penguatan sistem informasi penerimaan negara.

“Fokus dari program pengelolaan penerimaan negara diantaranya untuk mendukung perbaikan sistem logistik nasional (NLE), implementasi core tax yang saat ini tengah berjalan, promosi UMKM, dan joint task force untuk penanganan narkotik,” ucap Menkeu.

 Program ketiga, pagu anggaran digunakan untuk pengelolaan belanja negara sebesar Rp37,59 miliar. Program ini untuk mendukung perbaikan pelayanan dasar dan pengentasan kemiskinan, serta kajian evaluasi anggaran IKN (Ibu Kota Nusantara).

Keempat, program pengelolaan Perbendaharaan, Kekayaan Negara, dan Risiko (PKNR) sebesar Rp306,86 miliar. Program ini untuk mendukung implementasi skema baru pembiayaan segmen ultra mikro (Umi), dukungan penjaminan BUMN dalam pembangunan IKN, pemanfaatan aset sebagai dampak pembangunan IKN, dan pengelolaan aset BUN pemulihan piutang BLBI.

Terakhir atau kelima, pagu anggaran untuk dukungan manajemen sebesar Rp45,47 triliun yang digunakan untuk melaksanakan 553 kegiatan, diantaranya fasilitasi pembiayaan UMi, Penyelesaian Pembangunan Coretax System, Penguatan 3 lines of Defences, dan Pengembangan Super Apps Kemenkeu.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.