Akurat

Dirjen Masyita Crystallin Merapat ke Danantara, Purbaya: Sudah Ada Penggantinya

Esha Tri Wahyuni | 14 Februari 2026, 18:26 WIB
Dirjen Masyita Crystallin Merapat ke Danantara, Purbaya: Sudah Ada Penggantinya

AKURAT.CO Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyiapkan pengganti Masyita Crystallin untuk mengisi jabatan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan.

Langkah ini menyusul kepindahan Masyita Crystallin ke PT Danantara Investment Management (Persero). Proses penunjukan Dirjen SPSK baru Kemenkeu saat ini masih berjalan dan menunggu persetujuan Presiden Prabowo Subianto.

Pergantian pejabat eselon I ini menjadi sorotan karena posisi Dirjen SPSK memegang peran strategis dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, memperdalam pasar keuangan, serta mendorong agenda sektor keuangan berkelanjutan (ESG). “Sudah ada orangnya, tapi sedang kami proses,” kata Purbaya di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Proses Penggantian Dirjen SPSK Masih Tunggu Restu Presiden

Purbaya menjelaskan, nama kandidat pengganti Dirjen SPSK belum dapat diumumkan ke publik. Hal ini karena mekanisme pengangkatan pejabat tinggi di Kementerian Keuangan harus melalui Sekretariat Negara dan persetujuan Presiden.
 

Dia memastikan pengumuman akan dilakukan setelah seluruh proses administratif rampung. Dengan demikian, transisi kepemimpinan di Direktorat Jenderal SPSK tetap berjalan sesuai tata kelola pemerintahan yang berlaku.

Pergantian ini dinilai krusial mengingat peran Dirjen SPSK sangat strategis dalam merumuskan kebijakan stabilitas sistem keuangan, pendalaman pasar keuangan, hingga penguatan kerangka regulasi sektor keuangan nasional.

Masyita Crystallin Resmi Bergabung ke Danantara

Masyita Crystallin resmi mengakhiri masa tugasnya di Kementerian Keuangan dan melanjutkan karier sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di Danantara Investment Management efektif sejak 11 Februari 2026.

Menurut Purbaya, penempatan Masyita di Danantara merupakan keputusan berbasis kebutuhan organisasi dan tidak menimbulkan persoalan administratif. “Perpindahan itu tidak menjadi persoalan. Beliau bukan pegawai tetap, melainkan profesional yang dikontrak dan diperbarui secara berkala,” ujarnya.

Artinya, secara regulasi dan manajemen sumber daya manusia, peralihan tersebut tidak mengganggu struktur kelembagaan di Kementerian Keuangan.

Penguatan Sinergi Kebijakan dan Investasi

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, menjelaskan bahwa penugasan Masyita di Danantara merupakan bagian dari strategi memperkuat sinergi kebijakan dan investasi nasional.

Menurutnya, langkah ini bertujuan mempercepat agenda strategis pendalaman sektor keuangan dan integrasi kebijakan ekonomi dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Dengan pengalaman di bidang makro-keuangan dan stabilitas sistem keuangan, Masyita diharapkan mampu memperkuat integrasi antara arah kebijakan ekonomi nasional dan strategi investasi jangka panjang, termasuk dalam konteks pembiayaan berkelanjutan.

Alih tugas ini sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan tata kelola yang baik dalam proses transformasi sektor keuangan Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.