Akurat Logo

Tarif Balasan Kanada ke AS, Akankah Jadi Solusi atau Malapetaka Ekonomi?

Demi Ermansyah | 6 Maret 2025, 09:40 WIB
Tarif Balasan Kanada ke AS, Akankah Jadi Solusi atau Malapetaka Ekonomi?

AKURAT.CO Pasca dikenakannya tarif fantastis oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Kanada pun tidak tinggal diam menghadapi kebijakan tarif tersebut.

Dimana otoritas Kanada kembali menerapkan tarif balasan terhadap produk-produk AS senilai CAD30 miliar (sekitar USD20,8 miliar), yang akan meningkat menjadi CAD155 miliar dalam tiga minggu ke depan. Tentunya langkah tersebut diambil untuk menekan AS agar sesegera mungkin untuk mencabut kebijakan tarifnya.

Namun, banyak ekonom yang mempertanyakan efektivitas strategi ini. Sebagian besar menilai bahwa tarif balasan justru bisa memperburuk kondisi ekonomi Kanada sendiri.

Mengutip dari laman reuters, dampak pertama dari tarif balasan ini adalah kenaikan harga barang-barang yang diimpor dari AS. Produk-produk yang dikenakan tarif akan menjadi lebih mahal, sehingga menekan daya beli masyarakat Kanada.

Inflasi yang lebih tinggi bisa membuat kehidupan semakin sulit, terutama bagi kelas menengah dan bawah yang bergantung pada barang impor dari AS.

"Pembalasan tarif ini sebenarnya bersifat kontraproduktif dan dapat merugikan konsumen, produsen, serta keuangan pemerintah Kanada," ujar Kepala ekonom di Central 1 Credit Union, Bryan Yu.

Baca Juga: Rencana Trump Kenakan Tarif 25 Persen ke Kanada Bisa Ganggu Ekonomi AS

Selain konsumen, lanjutnya, dunia usaha juga akan merasakan dampak buruk dari kebijakan tarif balasan tersebut. Dimana banyak dari para produsen Kanada yang masih bergantung pada bahan baku dari AS, sehingga kenaikan harga akibat tarif bisa membuat biaya produksi melonjak.

"Tentunya ini akan berisiko mengurangi daya saing perusahaan Kanada di pasar global," ucapnya kembali.

Sedangkan jika dilihat dari dampak jangka panjang dari perang dagang tersebut, tambahnya kembali, dapat menghambat investasi bisnis di Kanada.

"Bahkan sebelum tarif resmi diberlakukan, ancaman kebijakan ini saja sudah cukup untuk membuat para investor ragu-ragu," paparnya.

Apakah Kanada Akan Menyerah

Pemerintah Kanada tampaknya ingin menunjukkan bahwa mereka tidak akan tunduk begitu saja pada kebijakan proteksionis AS.

Namun, banyak yang bertanya apakah langkah ini benar-benar efektif atau justru akan menjadi bumerang bagi ekonomi Kanada sendiri.

Sementara itu, para analis masih menunggu langkah selanjutnya dari Trump. Ada kemungkinan bahwa ia hanya menggunakan tarif ini sebagai strategi politik dan akan mencabutnya dalam waktu dekat.

Namun, apabila perang dagang ini berlangsung lama, Kanada harus mencari cara lain untuk melindungi ekonominya tanpa harus memperparah kondisi inflasi dan pertumbuhan yang melambat.

Saat ini, semuanya masih belum pasti. Yang jelas, tarif balasan ini membawa dampak besar bagi ekonomi Kanadadan sayangnya, dampak tersebut tidak semuanya positif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.