Menkeu Beberkan Cara Negara Maju Lepas Dari Middle Income Trap

AKURAT.CO - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan ciri-ciri negara yang bisa lepas dari middle income trap atau kelompok negara yag berpenghasilan tinggi.
Menkeu mengatakan, negara tersebut harus mampu membangun daya saing dan produktivitas di pasar dunia, serta menekan tingkat korupsi.
"Ciri dari negara-negara yang mampu escape dari middle income trap adalah mereka pasti bisa membangun daya saing dan produktivitas negara tersebut. Itu artinya mereka bisa berproduksi, bisa menjual ke pasar dunia," kata Menkeu Sri Mulyani dikutip Jumat (15/9/2023).
Baca Juga: Lepas Jeratan Middle Income Trap, Menko Airlangga Genjot SDM Berkualitas
Sri Mulyani menambahkan, produktivitas dan daya saing dapat terwujud dalam transaksi ekspor dan impor, baik jasa maupun barang. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu cara negara bisa keluar dari middle income trap yang tidak hanya berasal dari ekonomi domestik tetapi juga dapat memanfaatkan ekonomi global.
Menkeu juga menjelaskan, ciri-ciri lain dari negara maju juga bisa menekan korupsi sehingga tidak menjadi faktor erosi yang melumpuhkan negara tersebut.
“Negara yang berhasil dari keluar dari middle income trap, adalah negara yang mampu menekan tingkat korupsi dan kegiatan ilegal,” ucap Menkeu.
Sementara, dari total sekitar 197 negara di dunia, mayoritas berada dalam kelompok negara yang berpenghasilan rendah atau menengah, karena hanya sedikit di dalam studi Bank Dunia, terbukti hanya 15 negara yang bisa terlepas dari middle income trap dan menjadi high income country pada saat Menkeu menjabat sebagai Managing Director Operasi Bank Dunia.
Oleh karena itu, Menkeu mengapresiasi kolaborasi antara Kementerian Keuangan dengan Polri dalam mendukung serta memperkuat kepastian pelayanan.
“Indonesia yang baik hanya bisa tegak berdiri dan terus berkembang apabila seluruh institusi-institusi penting bekerja sama. Saya berterima kasih kepada Kepolisian yang membantu kami di berbagai lokasi, di berbagai fungsi, dan di berbagai tugas yang tidak mudah," ungkap Sri Mulyani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 4Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit









