Akurat Logo

Menkeu: Keuangan Jadi Batu Sandungan Pembahasan Perubahan Iklim

Aris Rismawan | 8 September 2023, 18:38 WIB
Menkeu: Keuangan Jadi Batu Sandungan Pembahasan Perubahan Iklim

AKURAT.CO Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan perihal pembiayaan (financing) mengenai keberlanjutan (sustainability) yang selalu menjadi batu sandungan bagi banyak negara.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani pada acara Indonesia Sustainability Forum 2023 Gala Dinner dengan topik “Indonesia Welcomes Further International Collaboration for a Better Tomorrow” di Jakarta, kemarin.

Sri Mulyani menjelaskan, perubahan iklim merupakan ancaman bagi banyak negara. Untuk menyelamatkan dunia dari ancaman tersebut, keuangan berkelanjutan adalah solusinya.

“Banyak orang sudah memperkirakan apa yang diperlukan untuk menyelamatkan dunia dari ancaman perubahan iklim. Keuangan berkelanjutan adalah salah satu hal yang paling penting. Dan kita semua tahu bahwa kebutuhan untuk memobilisasi pembiayaan sangatlah penting,” kata Sri Mulyani dikutip dari laman resmi Kemenkeu pada Jumat (8/9/2023).

Sri Mulyani mencontohkan, pertumbuhan ekonomi yang terus bertumbuh, sehingga elastisitas permintaan energi akan jauh lebih tinggi. Dengan maksud lain, setiap pertumbuhan ekonomi 5 persen akan menyebabkan kebutuhan energi juga bertambah besar.

“Pemerintah harus dapat menyesuaikan pertumbuhan ekonomi tanpa memperburuk emisi karbon, kita juga harus berinvestasi lebih banyak pada energi terbarukan, ada juga usulan untuk menghentikan penggunaan batu bara lebih awal,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pembahasan di United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) dalam COP26 di Glasgow, Indonesia diperkirakan akan mencapai Nationally Determined Contribution (NDC) dalam pengurangan CO2 lebih dari 42 persen dengan kerja sama internasional, akan membutuhkan USD280 miliar.

Ia menambahkan, pembiayaan ini akan diperoleh dari APBN penerbitan green sukuk, dan membuka kemitraan dengan blended finance.

Oleh karena itu, Sri Mulyani berharap forum internasional seperti ini, harus banyak dilakukan dan membahas tentang sustainabilitas agar memberikan hasil yang baik.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.