Tips Aman Mencari Pasangan Lewat Aplikasi Dating

AKURAT.CO Mencari pasangan melalui aplikasi dating kini sudah menjadi hal yang lumrah. Banyak orang menemukan hubungan serius, bahkan jodoh, berawal dari percakapan di dunia maya.
Meski demikian, tidak sedikit pula yang mengalami pengalaman kurang menyenangkan, mulai dari penyalahgunaan data pribadi hingga potensi penipuan.
Agar tidak salah langkah, ada sejumlah tips aman yang perlu diperhatikan saat menggunakan aplikasi dating. Berikut panduan lengkapnya.
Tips Aman Mencari Pasangan di Aplikasi Dating
Aplikasi dating memang menawarkan kemudahan untuk mengenal orang baru. Namun, pengguna tetap perlu bersikap waspada agar pengalaman yang dijalani tetap aman dan nyaman.
1. Pilih aplikasi yang terpercaya
Sebelum membuat akun, pahami karakteristik setiap aplikasi kencan. Ada platform yang berfokus pada hubungan serius, sementara lainnya bersifat kasual.
Pastikan memilih aplikasi dengan sistem keamanan yang jelas serta fitur verifikasi pengguna. Aplikasi terpercaya umumnya responsif terhadap laporan akun mencurigakan.
2. Cermati profil sebelum berinteraksi
Sebelum mulai mengobrol, perhatikan dengan saksama foto, biodata, dan informasi yang ditampilkan.
Jika terdapat hal yang janggal, seperti foto yang tampak tidak realistis atau informasi yang tidak konsisten, sebaiknya berhati-hati. Gunakan fitur pencarian gambar untuk memastikan keaslian foto profil.
Baca Juga: Pejabat OJK dan BEI Mundur di Tengah Gejolak Pasar, Hasto: Ini Teladan Kepemimpinan
3. Jaga informasi pribadi
Hindari membagikan data sensitif seperti alamat rumah, nomor telepon pribadi, tempat kerja, hingga informasi keuangan. Sebaiknya gunakan fitur pesan di dalam aplikasi dan jangan terburu-buru berpindah ke platform lain demi menjaga privasi.
4. Tetapkan batasan diri
Setiap orang memiliki batas kenyamanan yang berbeda. Tidak ada kewajiban untuk menjawab pertanyaan atau membagikan hal pribadi yang terasa tidak nyaman. Menetapkan batas sejak awal membantu menciptakan komunikasi yang sehat dan saling menghormati.
5. Waspadai tanda mencurigakan
Berhati-hatilah jika lawan bicara terlalu cepat menunjukkan perasaan, meminta bantuan uang, atau mendesak untuk berpindah ke platform lain.
Sikap tersebut dapat menjadi indikasi niat tidak baik. Jangan ragu untuk menghentikan komunikasi, memblokir, dan melaporkan akun yang mencurigakan.
6. Jangan terburu-buru percaya
Kedekatan yang terbangun lewat percakapan daring bisa terasa nyata, tetapi tetap dibutuhkan waktu untuk benar-benar mengenal seseorang. Bersikap hati-hati bukan berarti menutup diri, melainkan langkah bijak untuk melindungi diri.
7. Pastikan identitas sebelum bertemu langsung
Jika sudah merasa cocok dan berencana bertemu, pastikan identitas lawan bicara melalui panggilan video atau permintaan foto terbaru. Saat bertemu, pilih tempat umum yang aman dan beri tahu orang terdekat mengenai rencana pertemuan.
8. Hindari berbagi cerita pribadi terlalu dalam
Berbagi cerita memang dapat mempererat komunikasi, namun sebaiknya hindari topik sensitif seperti masalah keluarga, pengalaman traumatis, atau kondisi keuangan di tahap awal perkenalan.
9. Tetap realistis dan sabar
Tidak semua perkenalan di aplikasi dating berujung pada hubungan serius, dan hal itu wajar. Menemukan pasangan yang tepat membutuhkan waktu dan kesabaran. Jalani prosesnya dengan santai tanpa tekanan berlebihan.
10. Jadilah diri sendiri
Kejujuran merupakan kunci utama dalam membangun hubungan. Tampilkan diri apa adanya tanpa berpura-pura. Ketulusan akan menciptakan hubungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Restaurant Kelapa Gading London Catat Pertumbuhan Positif, Siap Tingkatkan Kapasitas Dine-In
Kesimpulan
Mencari pasangan melalui aplikasi dating dapat menjadi pengalaman yang aman dan menyenangkan jika dilakukan dengan bijak.
Dengan menjaga privasi, mewaspadai tanda-tanda mencurigakan, serta mengenal lawan bicara secara bertahap, risiko penipuan maupun kejahatan dapat diminimalkan.
Laporan: Lilis Anggraeni/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










