Akurat

Apa Itu Zombieing dalam Dunia Percintaan? Kenali Fenomena yang Lebih Menyakitkan dari Ghosting

Eko Krisyanto | 2 Desember 2025, 21:19 WIB
Apa Itu Zombieing dalam Dunia Percintaan? Kenali Fenomena yang Lebih Menyakitkan dari Ghosting

AKURAT.CO Dalam dunia percintaan modern, istilah ghosting sudah tidak asing lagi di telinga banyak orang.

Fenomena ini terjadi ketika seseorang tiba-tiba menghilang tanpa kabar, meninggalkan pasangannya tanpa penjelasan dan membuat yang ditinggalkan terjebak dalam tanda tanya besar.

Namun, kini muncul istilah baru yang tak kalah menyakitkan, bahkan disebut-sebut lebih "seram" dari ghosting yaitu zombieing.

Fenomena ini menggambarkan perilaku seseorang yang telah menghilang cukup lama, lalu tiba-tiba kembali seolah tidak pernah ada masalah sebelumnya.

Kehadiran kembali seseorang dari masa lalu setelah alam menghilang bisa menimbulkan perasaan campur aduk. Di satu sisi, ada rasa senang karena akhirnya mendapat perhatian kembali.

Namun, di sisi lain, muncul kebingungan dan luka lama yang mungkin belum sepenuhnya sembuh.

Inilah yang membuat zombieing sering kali terasa lebih membingungkan dan emosional dibanding ghosting.

Pengertian Zombieing dalam Hubungan Cinta

Zombieing berasal dari kata "zombie" yang berarti makhluk hidup kembali dari kematian.

Dalam konteks percintaan, istilah ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dulu sempat menghilang atau mengakhiri hubungan tanpa penjelasan lalu tiba-tiba muncul lagi seolah tidak terjadi apa-apa.

Biasanya, orang yang melakukan zombieing akan mengirim pesan singkat seperti "Hai, apa kabar?" atau sekadar meninggalkan komentar di media sosial setelah lama tidak berinteraksi.

Fenomena ini bisa membingungkan karena kehadiran kembali seseorang yang dulu pernah "menghilang" sering kali membangkitkan perasaan yang sudah berusaha dikubur.

Bagi sebagian orang, tindakan ini terasa seperti membuka luka lama, terutama ketika orang tersebut tidak memberikan alasan jelas mengapa dulu pergi dan tiba-tiba kembali.

Mengapa Seseorang Melakukan Zombieing?

Ada berbagai alasan mengapa seseorang melakukan zombieing. Salah satu penyebab utamanya adalah keinginan untuk mencari perhatian atau validasi dari orang yang dulu pernah dekat dengannya.

Mereka mungkin ini memastikan bahwa dirinya masih diingat atau masih memiliki tempat di hati orang tersebut.

Ada pula yang kembali karena merasa bosan, kesepian atau sekadar ingin tahu bagaimana keadaan mantan tanpa niat serius untuk memperbaiki hubungan.

Namun, dalam beberapa kasus, zombieing bisa muncul dari penyesalan. Setelah waktu berlalu, pelaku mungkin menyadari kesalahan di masa lalu dan berusaha memperbaiki hubungan yang pernah kandas.

Sayangnya, sering kali kemunculan ini tidak disertai dengan komunikasi yang jelas, sehingga justru membuat pihak yang ditinggalkan merasa semakin bingung.

Selain faktor pribadi, perkembangan media sosial juga berperan dalam memicu fenomena ini.

Kini, seseorang bisa dengan mudah kembali muncul melalui pesan singkat, story reply atau tanda suka di unggahan lama.

Kemudahan ini membuat pelaku zombieing tidak perlu banyak usaha untuk kembali hadir dalam kehidupan orang lain tanpa harus memberikan penjelasan apa pun.

Cara Menghadapi Zombieing dengan Bijak

Jika kamu mengalami zombieing, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menenangkan diri dan tidak langsung merespons secara emosional.

Pahami dulu apa tujuan dari orang tersebut kembali menghubungimu.

Jika niatnya hanya untuk mencari perhatian tanpa kejelasan, sebaiknya kamu menjaga jarak dan tidak memberikan ruang bagi mereka untuk mengulang hal yang sama.

Selain itu, penting untuk mengingat alasan mengapa hubungan sebelumnya berakhir.

Jangan terburu-buru membuka kembali hati hanya karena merasa rindu atau kasihan.

Beri kesempatan hanya jika orang tersebut menunjukkan perubahan nyata dan memiliki niat yang tulus untuk memperbaiki hubungan.

Di sisi lain, fokuslah pada pemulihan diri dan kebahagiaanmu sendiri agar tidak terus terjebak dalam siklus hubungan yang tidak sehat.

Zombieing adalah fenomena hubungan yang menggambarkan seseorang yang dulu menghilang tiba-tiba muncul kembali tanpa penjelasan yang jelas.

Meskipun terkadang terlihat seperti tanda ingin memperbaiki hubungan, kenyataannya zombieing lebih sering membawa kebingungan bagi pihak yang ditinggalkan.

Untuk itu, penting bagi setiap orang yang mengalaminya untuk tetap rasional, menjaga batas diri, dan tidak mudah terjebak oleh harapan semu.

Ingatlah bahwa kamu berhak mendapatkan hubungan yang sehat, jelas dan penuh kejujuran, bukan sekadar seseorang yang datang dan pergi sesuka hati.

Laporan: Vania Tri Yuniar/magang

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK