Akurat

Asal Usul Pride Month di Bulan Juni, Kamu Perlu Tahu!

Wahyu SK | 4 Juni 2025, 15:29 WIB
Asal Usul Pride Month di Bulan Juni, Kamu Perlu Tahu!



AKURAT.CO Pride Month yang dirayakan setiap bulan Juni merupakan momen untuk menghargai dan mengenang perjuangan komunitas LGBT (lesbian, gay, biseksual dan transgender) dalam menghadapi diskriminasi.

Dikutip dari sejumlah sumber (Rabu, 4/6/2025), momentum Pride Month bermula dari peristiwa penting yang terjadi pada akhir Juni tahun 1969 di New York City, Amerika Serikat.

Yuk, cari tahu lebih dalam tentang asal-usul Pride Month dan kenapa momen ini begitu bermakna bagi banyak orang!

Baca Juga: Viral Kontroversi Konten LGBT di Ka’bah, Urgensi Etika Teknologi AI?

1. Peristiwa Stonewall Inn

Pada tanggal 28 Juni 1969 terjadi kerusuhan cukup hebat di sebuah bar khusus komunitas gay, Stonewall Inn, di Greenwich Village, New York.

Polisi melakukan penggerebekan dan memperlakukan mereka layaknya kriminal yang akhirnya memicu kerusuhan.

Kali ini, komunitas gay menolak secara terbuka untuk diperlakukan demikian.

Perlawanan ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut diikuti teriakan-teriakan seperti "gay power" dan "we shall overcome!" yang menandai awal mula kebangkitan gerakan terhadap hak-hak LGBT modern.

Baca Juga: Kaum LGBT Hina Islam dengan Replika Ka'bah Pelangi, Ini Hukum Menistakan Keyakinan Agama Menurut Pandangan Agama-agama di Dunia

2. Bulan Juni simbol perjuangan LGBT

Bulan Juni dipilih sebagai Pride Month untuk mengenang peristiwa Stonewall Inn yang terjadi akhir Juni 1969.

Peristiwa ini menjadi lambang perjuangan komunitas LGBT dalam melawan diskriminasi dan penindasan yang mereka alami pada saat itu.

Perayaan di bulan ini juga menjadi waktu untuk menuntut kesetaraan dan penghapusan diskriminasi terhadap orientasi seksual dan identitas gender.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Pecat 31 Anggota, Kasus Narkoba hingga LGBT Jadi Sorotan

3. Pride Month menjadi gerakan global

Setelah peristiwa Stonewall Inn, parade Pride pertama kali diadakan tahun 1970 di beberapa kota besar di AS seperti New York, Los Angeles dan Chicago.

Parade ini menjadi momentum dalam memperjuangkan kebebasan dan hak-hak LGBT serta mengadvokasi tentang pentingnya penghormatan terhadap keberagaman seksual.

Sejak saat itu, Pride Month diperingati secara global di berbagai negara dengan menggelar parade, pertunjukan musik, diikuti dengan acara komunitas dan sosial lainnya.

Baca Juga: Sisi Gelap Kehidupan di Arab Saudi Diungkap Akun @chillmarket_; dari Klub Malam hingga Aktivitas LGBT

5. Makna di balik Pride Month

Pride Month bukan sekadar selebrasi warna-warni dan parade, tetapi juga waktu yang penuh perjuangan untuk merenungkan perjalanan panjang komunitas LGBT dalam memperoleh kesetaraan dan menghapus diskriminasi.

Lebih dari itu, Pride Month adalah pernyataan bahwa setiap individu berhak merayakan jati dirinya, hidup tanpa bayang-bayang stigma serta dilihat sebagai manusia.

Pada akhirnya, Pride Month yang diperingati setiap Juni bukan sekadar perayaan melainkan lambang dari perjalanan panjang penuh luka dan keberanian komunitas LGBT.

Bermula dari peristiwa Stonewall Inn, momen itu menjadi api yang menyalakan kesadaran global akan pentingnya pengakuan, kebebasan dan hak-hak manusia yang selama ini tertindas.

Baca Juga: HEBOH Oreo Nyatakan Dukung Komunitas LGBT, Netizen Serukan Boikot!

Laporan: Aqila Shafiqa Aryaputri/magang

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK